Jakarta, IDM – Australia memutuskan untuk membeli 20 pesawat Hercules C-130 baru dari Amerika Serikat (AS) senilai $6,6 miliar. Akuisisi itu akan menambah armada angkut Angkatan Udara Australia menjadi dua kali lipat.
Dilansir dari Forces, Selasa (25/7), Menteri Industri Pertahanan Australia Pat Conroy mengatakan bahwa pengiriman tahap pertama akan berlangsung pada tahun 2027. Nantinya, pesawat Hercules C-130 akan memperkuat 12 Hercules yang sudah tua dan ditempatkan di Pangkalan Angkatan Udara Richmond.
Baca Juga:ย Tingkatkan Postur Pertahanan, Iran Gelar Latihan Militer di Selat Hormuz
Menurut Conroy, tujuan dari pembelian pesawat angkut yaitu memperkuat kesiapan Australia dalam menghadapi berbagai tantangan. Sebab, selama ini Australia telah mengandalkan pesawat Hercules C-130J untuk pengerahan personel, logistik, dan bantuan kemanusiaan.
โSejak 1999, C-130J Hercules telah melayani Australia di seluruh wilayah dan sekitarnya. Pesawat ini terbukti tangguhl dalam berbagai peran mulai dari operasi kemanusiaan hingga zona konflik,โ ujar Conroy.
Baca Juga:ย Diduga Membantu Wagner, AS Jatuhkan Sanksi Pada Otoritas Pertahanan Mali
Sementara, Wakil Perdana Menteri Australia Richard Marles menyebut Hercules merupakan aset penting yang telah membantu Australia dalam berbagai situasi termasuk ketika pandemi Covid-19. Dalam menyambut kedatangan 20 armada baru itu, Australia akan mengembangkan infrastruktur landasan udara Richmond.
“Dari kebakaran hutan dan darurat banjir, pengiriman pasokan penting ke berbagai wilayah selama pandemi COVID-19, armada Hercules telah mendukung operasi penjaga perdamaian dan akan terus menjadi aset penting,” jelas Marles. (bp)