Aksi Ratusan Taruna AAU Tingkat II Hadapi Kondisi Darurat dalam Latihan Wanatirta

Jakarta, IDM - Akademi Angkatan Udara (AAU) menggelar Latihan Wanatirta selama tiga hari, sejak 6 hingga 8 Maret 2024 dengan mengambil lokasi latihan di wilayah Kabupaten Kulonprogo dan diikuti oleh sebanyak 145 Taruna AAU Tingkat II.
Sejumlah materi latihan yang diberikan antara lain Survival, Evasion, Resistance and Escape (SERE); serta pengetahuan tentang Search and Rescue (SAR) melalui praktik lapangan.
Latihan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara, Marsma TNI Hendro Arief H., yang mewakili Gubernur AAU Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo, di Lapangan Dirgantara AAU, Rabu (6/3).
Baca Juga: Hadirkan JAT hingga Pesawat C-130H, Lanud SMH Gelar Open Base untuk Ribuan Masyarakat Palembang
Dalam sambutan tertulisnya, Marsda TNI Purwoko mengungkap, Latihan Wanatirta bertujuan untuk memberi pembekalan, pengalaman, serta pengenalan mengenai dasar-dasar SERE dan SAR layaknya awak pesawat militer.

“Dengan demikian, kalian dapat bertahan hidup, baik di darat (hutan dan gunung) maupun di air, dalam kondisi di daerah medan tempur, dengan berbagai tantangan cuaca, medan, serta musuh,” ungkap Gubernur AAU.
Usai upacara pembukaan latihan, ratusan Taruna AAU tersebut langsung mendapat materi latihan pertama yaitu ketahanan mars (Hanmars); serta sea survival yang meliputi mendayung, serangan udara, hoist, dan helly box.
Baca Juga: Ini Komitmen Marsma TNI Bambang Juniar Sebagai Kadispenau Baru
“Pada latihan hari pertama, disekenariokan Taruna Tingkat II melaksanakan operasi penerbangan di daerah musuh menggunakan pesawat transport. Pesawat kemudian mengalami kerusakan atau kondisi emergency karena tertembak musuh," tulis Penerangan AAU dikutip dari keterangan foto instagram @aauacid, Kamis (7/3).
Akibatnya, pesawat harus mendarat darurat di Waduk Sermo dengan kondisi seluruh awak selamat. Penumpang yang cedera kemudian dijemput menggunakan helikopter dan penumpang yang belum bisa dievakuasi harus melaksanakan sea survival di Waduk Sermo. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































