HANKAM

Ini Komitmen Marsma TNI Bambang Juniar Sebagai Kadispenau Baru

Kadispenau Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko
Kadispenau Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko (kiri) dan Marsma TNI R. Agung Sasongkojati (kanan) usai acara pisah sambut Kadispenau. (IDM/Nurhidayat Nasution)

Jakarta, IDM - Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) usai dilantik oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Rabu (6/3).

Dengan demikian, tongkat Kadispenau telah secara resmi diserahkan dari pejabat lama, yaitu Marsma TNI R. Agung Sasongkojati yang kini menjabat sebagai Pati Mabes TNI AU dalam rangka pensiun.

Usia dilantik, Marsma TNI Bambang kemudian menghadiri acara pisah sambut yang digelar Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) di Gedung Ardhya Loka, Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Baca Juga: Profil Laksda Ariantyo, Mantan Komandan Kapal Perang yang Diangkat Jadi Pangkoarmada II

Pada kesempatan itu, Marsma TNI Bambang Juniar mengungkap komitmennya untuk melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh Kadispenau sebelumnya.

"Dan kami akan melaksanakan fungsi penerangan Angkatan Udara yang lebih objektif dan transparan," sambungnya.

Sementara itu, Marsma TNI R. Agung Sasongkojati berharap agar hubungan dan komunikasi yang telah terjalin selama ini, di antara Dispenau dengan rekan-rekan media dapat terjalin semakin baik di masa depan.

Baca Juga: Hadirkan JAT hingga Pesawat C-130H, Lanud SMH Gelar Open Base untuk Ribuan Masyarakat Palembang

"Saya mohon kerja sama selama ini di antara media dengan kami (Dispenau) bisa terjaga dengan baik, dan tentu tetap membantu Angkatan Udara. Masih banyak pekerjaan besar yang belum selesai, seperti kedatangan pesawat Hercules berikutnya, kedatangan pesawat Rafale, dan kedatangan pesawat yang lain, serta pengembangan TNI AU ke depan," jelas penerbang tempur yang memiliki call sign "Sharky" tersebut.

"Kemudian saya juga mohon maaf bila selama ini ada hal yang kurang berkenan. Namun, saya percaya ke depannya kita masih tetap bisa bekerja sama, antara TNI Angkatan Udara dengan media sekalian," pungkas Marsma TNI Agung. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.