Aksi Prajurit Siswa Semaba PK Wara dalam Latganda Merak Sakti 2023

Jakarta, IDM - Sebanyak 72 prajurit siswa Sekolah Pertama Bintara (Semaba) PK Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) Angkatan ke-51 mengikuti Latihan Berganda (Latganda) Merak Sakti yang digelar di Detasemen Gading Lanud Adisutjipto Yogyakarta.
Latihan tersebut digelar agar para prajurit siswa (Prasis) dapat memiliki kemampuan dasar keprajuritan dan memiliki naluri bertempur. Hal tersebut sangat penting untuk menjadi modal utama dalam menjalankan tugas kemiliteran kelak.
Baca Juga: KRI Sultan Iskandar Muda Bersama AL Singapura Tenggelamkan Kapal Permukaan Musuh di Laut Natuna
Latganda yang telah dimulai sejak 22 sampai 29 Agustus ini terdiri dari sejumlah rangkaian latihan. Pertama, Prasis harus mengikuti latihan Ilmu Medan Peta dan Kompas di wilayah Berbah, Sleman, Yogyakarta. “Keesokan harinya, Prasis melaksanakan praktik March Menuju Musuh (M3) dari Desa Jogotirto, menuju Desa Bangkel, Gunung Kidul yang dilanjutkan dengan Jurit Tangkas menuju Prambanan,” tulis TNI AU.

Kemudian, Prasis melaksanakan long march sejauh 25 km untuk mengukur kekuatan fisik, daya tahan, dan mental menuju Kec. Gedangsari, Gunung Kidul, Latihan kembali dilanjutkan dengan melaksanakan M3 dan Taktik Kesatuan Kecil (TKK) di Desa Beji Kemuning, Gunung Kidul, untuk mempraktikan taktik pertempuran satuan kecil.
Baca Juga: Kerahkan Pesawat Casa NC-212i, TNI AU Gelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Polusi Udara
Materi selanjutnya yang harus diterima oleh Prasis adalah melaksanakan latihan Infiltration Course (IC) di Kemuning, Pathuk, Gunung Kidul dengan tujuan untuk melatih kesabaran dan mental prajurit siswa dalam menghadapi situasi yang membutuhkan konsentrasi tinggi untuk menghancurkan pasukan musuh. Pada hari ketujuh, latihan dilanjutkan dengan materi survival di Hutan Bundar Gunung Kidul.
Menjelang penutupan Latganda Merak Sakti, Prasis melaksanakan serangan senja di Detasemen Gading, Lanud Adi Sutjipto. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Prasis agar mengerti dan dapat melaksanakan serangan senja dengan baik dan benar sesuai dengan medan yang sebenarnya. (yas)
Hankam

Penertiban Bendera di Aceh Tewaskan Warga, TNI AD: Kami Pakai Peluru Hampa dan Karet Peluru Hampa dan Karet
TNI AD menyatakan tindakan pengamanan saat penertiban Bendera Bulan Bintang di Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, menggunakan peluru hampa dan karet setelah massa anarkis. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu warga tewas serta belasan warga dan prajurit luka-luka.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































