Aksi Prajurit Raider Evakuasi Warga yang Mengungsi Karena Teror KKB

Jakarta, IDM - Prajurit dari Pamtas Mobile Yonif Raider 514/SY melakukan aksi terpuji mengevakuasi 33 Orang pengungsi dari Distrik Paro yang telah menyeberang dari Sungai Alguru selama lima hari perjalanan.
Prajurit Raider yang tergabung dengan Polri ini bahu membahu menurunkan perlengkapan terbaiknya yang terdiri dari 3 Unit Kendaraan Angkut Personil dari TNI, 2 Unit Kendaraan Taktis POLRI, dan 1 Unit Ambulans dari Pemda setempat.
Sesampainya di pengungsian Pos Barak Baru, Prajurit Raider ini dengan cekatan melakukan pemeriksaan kesehatan.
Baca: Rebut Pangkalan Udara, Skuadron 600 Turunkan Kopaska dengan Taktik Air Landed
“Puji syukur kondisi kesehatan masyarakat yang sudah kami evakuasi semua dalam keadaan baik dan sehat, hanya ada beberapa yang mengalami kaki lecet. Obat-obatan, Vitamin serta Makanan Minuman sudah kami berikan untuk memulihkan stamina mereka setelah kurang lebih 5 hari melakukan perjalanan. Kami tidak akan pernah lelah mengabdi kepada masyarakat sampai titik darah penghabisan. Membantu mengevakuasi masyarakat dari Teror KSTP serta berupaya memberantas Teror KSTP, doakan kami semoga niat baik kami untuk masyarakat berhasil," ucap Dansatgas Pamtas Mobile Yonif Raider 514/SY, Letkol Inf Rinto Wijaya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































