Aksi Menembak Sniper Taifib Marinir dan US Marsoc di Bogor

Jakarta, IDM - Kemampuan para penembak jitu dari prajurit Batalyon Intai Amfibi (Taifib) 1 Marinir dan US Marine Special Operations Command (Marsoc) diuji dalam latihan menembak sniper di Sentul, Bogor, Minggu (26/11).
Dikutip dari keterangan Pasmar 1, Senin (27/11), latihan bersama menembak sniper bertujuan agar keterampilan dan kemampuan yang dimiliki prajurit dari kedua negara dapat terpelihara dan ditingkatkan secara optimal.
Baca Juga: Taifib Marinir dan US Marsoc Tembak Musuh dari Jarak Jauh saat Tengah Malam
"Seingga diperlukan suatu pembinaan yang terarah guna mempersiapkan diri untuk penugasan," ujar Komandan Batalyon Intai Amfibi (Danyontaifib) 1 Marinir Mayor (Mar) Laili Nugroho.

Ia mengatakan petembak sniper beroperasi berpasangan, sebagai pengintai dan pembidik untuk mempelajari cara bergerak tanpa terdeteksi dan membunuh target dari jarak jauh atau melaporkan posisi musuh ke markas.
"Serta melindungi tim kawan dari ketinggian oleh serangan musuh pada saat patroli, ambush, dan eksploitasi," ungkap Laili yang juga selaku Dansatgas M2MC Torchlight 2023.
Baca Juga: Prabowo Serahkan 153 Motor untuk TNI-Polri di Tuban: Jaga Disiplinmu
Melalui latihan menembak sniper, ia berharap para prajurit Marinir kedua negara dapat memahami materi yang diberikan serta mendapatkanr manfaat bagi pengembangan satuan, baik di bidang taktik dan teknik militer .
"Serta meningkatkan kerjasama bilateral military to military dan hubungan militer yang kondusif dan produktif untuk senantiasa menciptakan stabilitas keamanan negara," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































