Aksi Cepat Tanggap TNI AU Antisipasi Cuaca Ekstrem dengan Pesawat Cassa NC-212

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan dua pesawat jenis Cassa NC-212 seri 200 yang disiagakan di Lanud Halim Perdanakusuma untuk melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), Rabu (27/12), dalam rangka mengantisipasi cuaca ekstrem jelang akhir tahun 2022 dan awal tahun 2023 di wilayah Ibu Kota Jakarta serta provinsi Jawa Barat.
Kedua pesawat Cassa tersebut masing-masing diawaki oleh Mayor Pnb Syamsu Alam dan Kapten Pnb Idhan Abidin yang merupakan personel Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
Hingga hari Selasa (27/12), sebanyak tujuh sorties penerbangan telah dilakukan dengan total semaian garam mencapai 5.600 kg. Kegiatan ini akan dilaksanakan dari tanggal 25 Desember 2022 sampai 3 Januari 2023.
“Setiap pesawat mampu membawa 800 kilogram bahan semaian garam atau NaCl dalam sekali terbang, dengan teknik penyebaran yang dilakukan secara manual pada koordinat yang telah ditentukan,” demikian dikutip dari keterangan Dispenau.
Pelaksanaan TMC dilakukan di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































