Akses Terputus, Kodim 0111/Bireuen Gunakan Tali Kirim Bantuan Darurat

Jakarta, IDM – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Kodim 0111/Bireuen mendistribusikan bantuan darurat seperti bahan pokok menggunakan tali ke wilayah yang terisolir akibat banjir bandang di Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen pada beberapa waktu lalu.
Bencana banjir bandang menyebabkan putusnya jembatan penghubung antar desa di Desa Ceubrek. Akibatnya, aktivitas masyarakat mulai dari bekerja, bersekolah, hingga pemenuhan kebutuhan pokok, menjadi sangat terhambat.
Material banjir berupa kayu, lumpur, dan bebatuan menutupi alur sungai sehingga penyeberangan menjadi berbahaya. Pasukan TNI dari Kodim 0111/Bireuen pun memprioritaskan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan untuk menyeberang dengan aman.
Aksi yang sama juga dilakukan Babinsa Koramil 08/Gandapura di Desa Awe Geutah, Kecamatan Peusangan Selatan. Jalur sungai yang selama ini menjadi satu-satunya akses warga terputus akibat tumpukan material banjir.

Kondisi ini membuat masyarakat, termasuk anak-anak dan orang tua kesulitan melintas. Guna memastikan keamanan masyarakat saat berusaha melintas, para Babinsa turun langsung ke sungai membantu mereka menyeberang satu per satu.
Baca Juga: Prajurit TNI Ditugaskan Jaga Kilang Minyak Pertamina
"Apa yang dilakukan para Babinsa dan anggota Pos Ramil adalah wujud nyata pengabdian TNI AD dalam melindungi dan membantu masyarakat. Mereka hadir tepat saat warga membutuhkan, terutama ketika keselamatan masyarakat terancam," ungkap Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, melansir keterangan tertulis Puspen TNI, Selasa (2/12).
Ia memastikan bahwa para prajurit Kodim 0111/Bireuen akan terus berada di garis depan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, baik melalui dukungan fisik maupun bantuan moral. Tujuannya agar warga dapat segera bangkit setelah menjadi korban bencana. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































