HANKAM

AD Kamboja Kunjungi Batalion Arhanud 10, Perkuat Pertahanan Udara ASEAN

Delegasi Royal Cambodian Army
Delegasi Royal Cambodian Army mengunjungi Batalion Artileri Pertahanan Udara (Yonarhanud) 10/ABC. (Foto: Dok. Arhanud 10/ABC)

Jakarta, IDM – Delegasi Royal Cambodian Army mengunjungi Batalion Artileri Pertahanan Udara (Yonarhanud) 10/ABC, Menarhanud 1/F Kodam Jaya/Jayakarta. Kunjungan ini merupakan agenda Personel Exchange Program (PEP) Air Defence 2026.

Kegiatan ini berlangsung selama lima hari berpusat di Markas Batalion Arhanud 10/ABC serta Jajaran Resimen Arhanud 1/Faletehan, Jakarta.

Baca Juga: Dua Batalion Tempur Papua Beralih ke Kostrad, TNI AD Genjot Kesiapan Pasukan Hadapi Misi Strategis

Dilansir dari keterangan Penarhanud 10, Rabu (5/8), kegiatan ini menjadi momentum krusial dalam mempererat hubungan bilateral, memperluas wawasan taktis, serta memperkuat sinergi pertahanan udara guna menjaga stabilitas kawasan ASEAN.

Delegasi Royal Cambodian Army dipimpin langsung oleh Brigadier General Meach Horn selaku Chief of Sub-Committee in Charge of ASEAN Affairs bersama jajaran perwira senior pertahanan udara Kamboja.

Diawali dengan kunjungan kehormatan, pertukaran plakat cendera mata, serta pengenalan orientasi di lingkungan Resimen Arhanud 1/F, Batalion Arhanud 6/BAY, Batalion Arhanud 10/ABC, hingga Detasemen Arhanud.

Para delegasi berkesempatan mengenal sistem pertahanan udara modern unggulan milik TNI AD melalui diskusi interaktif dan demonstrasi alutsista, seperti Mistral Atlas dan MCP Radar dari Yonarhanud 10/ABC.

Baca Juga: TNI AU Gelar Latihan Proficient Dynamic Aerobatic EC120B Colibri

Selain itu para Delegasi Royal Cambodian Army juga berkesempatan untuk melaksanakan kunjungan budaya dan keakraban sebagai pengenalan kekayaan budaya Ibu Kota. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Monumen Nasional (Monas), military dan traditional shopping di kawasan ibu kota Jakarta.

“Melalui program pertukaran personel ini, sinergitas pertahanan udara antara TNI AD khususnya Yonarhanud 10/ABC dan Royal Cambodian Army diharapkan semakin solid demi mewujudkan keamanan dan stabilitas kawasan ASEAN yang berkelanjutan," tulis keterangan Penarhanud 10.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.