HANKAM

98 Bintara TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam Cenderawasih Tekankan Pengabdian kepada Rakyat

Bintara
Sebanyak 98 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua setelah menyelesaikan Dikmaba Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2026. (Foto: Dok. Kodam Cendrawasih)

Jakarta, IDM – Sebanyak 98 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2026.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang menegaskan pentingnya menjaga kehormatan institusi dan membangun kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

Hal itu disampaikan Pangdam XVII/Cenderawasih saat memimpin upacara penutupan Dikmaba Infanteri Gelombang III TA 2026 di Lapangan Pancasila Rindam XVII/Cenderawasih, Ifar Gunung, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Dalam amanatnya, Febriel mengingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal perjalanan panjang sebagai prajurit TNI AD.

Baca Juga: TNI Siapkan 180 Personel untuk Emban Misi Perdamaian di Afrika Tengah

Para Bintara yang baru dilantik akan menghadapi tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan tugas pertahanan negara sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

“Jadilah prajurit yang selalu mencintai dan dicintai rakyat. Hindari sikap dan perilaku yang dapat merugikan serta menyakiti hati rakyat maupun merusak citra TNI AD,” tegas Febriel.

Febriel mengemukakan profesionalisme militer tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga oleh sikap, disiplin, dan tanggung jawab dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Upacara penutupan pendidikan pun ditandai dengan pernyataan resmi penutupan, penanggalan tanda siswa, penyematan tanda pangkat, pengalungan medali, serta penyerahan ijazah kepada siswa terbaik.

Baca Juga: KSAD Rapat dengan Pangdam, Evaluasi KDKMP dan Perekrutan Calon Prajurit

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah prajurit dan penandatanganan berita acara penyumpahan.

Pendidikan Dikmaba Infanteri Gelombang III TA 2026 berlangsung selama hampir dua bulan, terhitung sejak 1 September hingga 26 Oktober 2026.

Setelah menyelesaikan pendidikan pertama, para prajurit akan melanjutkan Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikjurbaif) untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan sesuai kecabangan.

Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada Danrindam XVII/Cenderawasih beserta seluruh staf dan tenaga pendidik yang telah melaksanakan pembinaan dan pendidikan hingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: Modus WNA India Selundupkan Serbuk Emas Rp2,9 M di Tubuh Kandas oleh TNI AL

Sementara itu, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto mengatakan penutupan pendidikan merupakan tahap awal bagi para Bintara untuk mengemban amanah sebagai prajurit yang profesional, disiplin, dan berintegritas.

“Kami berharap seluruh prajurit senantiasa memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, terus meningkatkan kemampuan, serta mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Tri.

Upacara tersebut turut dihadiri Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, Irdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi, serta Danrindam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Endra Saputra Kusuma Z.R.
Melalui pendidikan ini, Kodam XVII/Cenderawasih menegaskan komitmennya untuk membentuk prajurit yang memiliki kemampuan profesional, integritas, serta kesadaran untuk senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.