82 Perwira TNI AL Dimutasi, Ada Pangkoarmada I dan III

Jakarta, IDM – Sebanyak 82 perwira dari matra laut dimutasi oleh TNI berdasarkan surat keputusan panglima nomor kep/1334/IX/2025.
Dalam surat tersebut, terdapat sejumlah jabatan strategis di antaranya Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I dan III, Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) hingga Komandan Komando Pasukan Katak (Dankopaska) Koarmada RI.
Baca Juga: TNI Pastikan Tak Ada Warga Ngungsi Pasca-penindakan Kodap di Intan Jaya, Markas OPM Jadi Pos Taktis
Jabatan Pangkoarmada I Laksamana Muda Fauzi akan digantikan oleh Laksamana Muda Haris Bima Bayuseto yang sebelumnya sebagai Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah (Kaskogabwilhan) I. Adapun Fauzi dimutasi menjadi perwira tinggi Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) dalam rangka pensiun.
Sedangkan jabatan Kaskogabwilhan I akan ditempati Laksamana Pertama Ignatius Bayu Trikuncoro yang bertugas di Biro Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Negara Sekretariat Militer Presiden (GTK Setmilpres).
Pangkoarmada III Laksamana Muda Hudiarto Krisno Utomo bakal digantikan Laksamana Muda Dato Rusman yang semula Gubernur AAL. Sementara Krisno bakal menempati jabatan Asisten Perencanaan Anggaran (Asrena) KSAL.
Kemudian, jabatan Gubernur AAL akan diemban Laksamana Pertama Sigit Santoso yang sebelumnya sebagai Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Waasops KSAL).
Terdapat jabatan lainnya, seperti Laksamana Pertama Joko Andriyanto yang semula sebagai Komandan Pusat Kopaska (Danpuskopaska) bakal menjadi Dankopaska Koarmada RI. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































