750 Calon Komcad Matra Laut Mulai Jalani Seleksi

Jakarta, IDM - Sebanyak 750 peserta calon komponen cadangan (Komcad) matra laut melaksanakan seleksi yang berlangsung selama 10 hari, yakni dari 26 April-5 Mei 2023.
Dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Kamis (27/4), sejumlah 672 peserta pria dan 78 peserta wanita dari berbagai profesi itu mengikuti tes di Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal), Juanda Sidoarjo.
Ratusan calon Komcad yang berprofesi sebagai karyawan swasta, pelajar dan juga mahasiswa Hang Tuah maupun Politeknik Pelayaran Jogja, Sidoarjo serta Denpasar, akan mengikuti rangkaian seleksi, sebagaimana seleksi penerimaan militer.
Baca Juga: Tim Ekspedisi Jala Citra Bantu Pembangunan Jembatan Desa Calabai NTT
Jika dinyatakan lulus, nantinya mereka akan dididik dasar-dasar kemiliteran serta materi-materi matra laut selama tiga bulan di Kodikmar Kodiklatal, Surabaya.

Direktur Pendidikan (Dirdik) Kodiklatal Laksamana Pertama TNI Ariantyo Condrowibowo didampingi Dankodikmar Brigjen TNI (Mar) Muhammad Nadir meninjau langsung pelaksanaan tes dan kesiapan barak untuk casis Wanita.
Baca Juga: Kerahkan Boeing-737, TNI AU Berhasil Mengevakuasi Ratusan WNI dari Sudan
Dalam tes pertama tersebut, tim kesehatan yang terdiri dari tim Kodiklatal, AAL, Koarmada II melaksanakkan tes kesehatan kepada para peserta meliputi tinggi dan timbang badan, tensi, tes mata, gigi dan kesehatan umum yang berlangsung di Bapra Kodikmar.
Usai melaksanakan tes kesehatan, para peserta melanjutkan tes mental ideologi (MI) tertulis dari tim Intelijen TNI AL bertempat di Barak Tombak. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































