57 Perwira TNI AL Selesai Jalani Dikmatra dan Dikaplikasi-1 di Kodiklatal

Jakarta, IDM - Sebanyak 57 perwira TNI AL menuntaskan program pedidikan matra (Dikmatra) 1 dan pendidikan aplikasi (Dikaplikasi) 1 di Pusat Pendidikan Lanjutan Perwira (Pusdiklapa) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal).
Penutupan pendidikan yang diikuti 57 perwira dengan rincian 51 siswa Dikmatra-1 dan enam siswa Dikaplikasi-1 tersebut dipimpin langsung Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Dankodikopsla) Laksamana Pertama TNI Sigit Santoso di Bumimoro Surabaya. Kamis, (6/4).
Baca Juga: 7 Jabatan Utama Mabes TNI Dirombak, Ini Daftarnya
Dalam sambutannya, Sigit menyampaikan Dikmatra-1 adalah pendidikan setara Dikspespa TNI AL bagi perwira yang sebelumnya mengikuti pendidikan militer setingkat Dikspespa di luar TNI AL, baik di dalam maupun di luar negeri.

Sedangkan Dikaplikasi-1 adalah pendidikan setara Dikspespa TNI AL bagi perwira yang sebelumnya tmengikuti pendidikan S-1 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri, sesuai dengan kebijakan TNI AL.
"Pendidikan ini telah dilaksanakan di Sefung Pusdiklapa, yang diikuti 57 perwira berbagai Korps dan dinyatakan lulus 100 persen," ucap Sigit dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Jumat (7/4).
Baca Juga: Panglima TNI: Kami Siap Bantu Pengamananan Lebaran 2023
Adapun, kata Sigit, tujuan pendidikan ini adalah membekali perwira menjadi prajurit profesional yang akan bertugas sebagai Kepala Divisi (Kadiv) di KRI, Komandan Kompi di Batalyon Marinir, Kaur di Mabesal serta jabatan setingkat di organisasi TNI AL.
"Selama dua bulan para perwira dibekali ilmu dan ketrampilan dasar peperangan laut, kesenjataan dan administrasi umum yang didukung latihan praktik di KRI maupun tentang administrasi umum TNI AL," jelasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































