550 Calon Komcad Matra Laut Lolos Seleksi, Siap Tempuh Latihan Dasar Militer

Jakarta, IDM – Sebanyak 550 calon Komponen Cadangan (Komcad) matra laut resmi dinyatakan lolos dalam sidang komisi pemantauan terakhir (pantukhir) tingkat pusat yang digelar di Surabaya, Jumat (19/9). Sidang dipimpin langsung oleh Direktur Pendidikan Kodiklatal Brigjen (Mar) Fransisco Simanjorang.
Dari jumlah tersebut, 470 peserta laki-laki dan 80 peserta perempuan berhasil melewati seluruh tahapan seleksi yang berlangsung ketat dan kompetitif. Mereka sebelumnya menjalani berbagai tes administrasi, kesehatan, psikologi, kesamaptaan jasmani, hingga uji mental dan ideologi.
Baca Juga: Kapal Bakamla RI dan Malaysia Gelar Patroli di Jalur Laut Tersibuk Dunia
Fransisco menjelaskan sidang pemantauan terakhir bukan sekadar acara seremonial, melainkan tahap penting untuk menentukan kualitas para calon Komcad.
“Sidang pantukhir ini bukan hanya formalitas. Di sini kita benar-benar melihat langsung kompetensi, integritas, serta kesiapan mental dan fisik para peserta,” kata Fransisco, dikutip dari keterangan Dispen Kodiklatal, Sabtu (20/9).
Ia menambahkan, keberadaan Komcad Matra Laut sangat penting sebagai bagian dari kekuatan pertahanan negara.
Baca Juga: TNI AD Sebut Penjagaan Gedung DPR Sudah Sesuai UU yang Berlaku
“Penerimaan Komcad Matra Laut 2025 nantinya diproyeksikan memperkuat TNI apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Oleh karena itu, tahap seleksi ini harus dilalui sungguh-sungguh, karena dari sinilah kita memastikan yang terpilih benar-benar siap,” tegasnya.
Menurutnya, antusiasme generasi muda dalam mengikuti seleksi membuktikan semangat bela negara masih terjaga dengan baik. Para peserta yang lolos akan segera menjalani pelatihan dasar militer di bawah pembinaan Kodiklatal sebelum resmi dikukuhkan sebagai Komcad Matra Laut. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































