54 Prajurit Wanita D-3 Unhan Ikuti Pendidikan Bintara TNI AD

Jakarta, IDM – Sebanyak 54 prajurit siswa wanita ikuti Pendidikan Pembentukan Bintara (Dikmaba) TNI AD Wanita Sumber D-3 Unhan RI TA 2025.
Pembukaan pendidikan dipimpin oleh Wadan Kodiklatad Mayjen TNI Izak Pangemanan yang berlangsung di Lapangan Upacara Pusdikkowad Kodiklatad beberapa waktu lalu.
Baca Juga: TNI AD Gandeng Jerman Perkuat Kerja Sama Intelijen dan Siber
Dilansir dari keterangan Penkodiklatad, Sabtu (15/11), dalam amanat Dankodiklatad yang dibacakan oleh Wadan Kodiklatad, disampaikan bahwa Dikmaba TNI AD Wanita Sumber D-3 Unhan RI bertujuan untuk membentuk 54 Prajurit Siswa yang berjiwa Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan serta keterampilan dasar keprajuritan dan jasmani yang samapta.
"Selama masa pendidikan, para siswa akan ditempa menjadi prajurit tangguh, bermental baja, nasionalis dan militan. Setiap prajurit dituntut mampu beradaptasi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menjunjung tinggi kejujuran sebagai landasan utama dalam kehidupan keprajuritan," kata Izak.
Baca Juga: Pangkoarmada RI dan Panglima Armada Barat Malaysia Resmi Tutup Patkor Malindo 170/25
Ia berharap melalui pembukaan Dikmaba Sumber D-3 Unhan RI ini, diharapkan para Prajurit Siswa mampu menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan dengan baik, sehingga lahir Bintara TNI AD Wanita yang profesional, berkarakter dan siap mengabdi dengan penuh dedikasi demi kejayaan TNI Angkatan Darat. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































