HANKAM

42 Teknisi TNI AU Lulus Pendidikan Kualifikasi Sukhoi Su 27/30

42 Teknisi TNI AU Lulus Pendidikan Kualifikasi Sukhoi Su 27/30
Photo. Dok: Pen. Lanud Iswahjudi

Madiun, IDM - Sebanyak 42 teknisi TNI AU, terdiri dari 28 peserta dari Skadron Udara 14 dan 14 peserta dari Skadron Udara 15, dinyatakan lulus pendidikan kualifikasi skil level 1 pesawat Su-27/30 dan familiarisasi T-50i Golden Eagle. Bertempat di hanggar Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI M. Untung Suropati, SE yang diwakili Kadislog Lanud Iswahjudi Kolonel Tek Jarot Sudarmanto, S.E., M.M., menutup kursus pendidikan kualifikasi skill level 1 pesawat Sukhoi Su 27/30 dan pendidikan Familiarisasi pesawat T-50i Golden Eagle, Jumat (6/8/21).

Setelah menempuh waktu pendidikan selama tiga bulan ke 28 peserta  (14 orang dari Skadron Udara 14 dan 14 orang dari Skadron Udara 15) dinyatakan lulus oleh Komandan Lanud Iswahjudi dan berhak mendapatkan sertifikat kualifikasi.

Danlanud Iswahjudi dalam sambutan tertulis mengatakan, pendidikan yang telah diperoleh para peserta menjadi bekal awal yang harus dikembangkan seiring perkembangan teknologi Su-27/30 dan T-50i. dan untuk menjadi teknisi pemeliharaan pesawat Sukhoi dan Pesawat T-50i Golden Eagle yang Profesional dan handal dibutuhkan ketekunan dan kecermatan.

“pendidikan ini bukan merupakan akhir dari kegiatan belajar mengajar dan berlatih, namun baru merupakan bekal awal yang harus kalian kembangkan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi pesawat Sukhoi 27/30 dan Pasawat T-50i Golden Eagle.” Pungkas Danlanud Iswahjudi.

ia menambahkan, melalui pendidikan ini para teknisi memiliki kemampuan standar sebagai teknisi pesawat tempur yang andal sehingga dapat mendukung kesiapan skadron masing-masing. Sehingga Melalui pendidikan ini pula kemampuan pemeliharaan pesawat Su-27/30 di Skadron Udara 14 dan T-50i di Skadron Udara 15 meningkat, baik secara teori dan praktik. (man)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.