42 Delegasi TNI Ikut Latihan Kesiapan Operasional Misi Perdamaian Dunia di Nepal

Jakarta, IDM - Sebanyak 42 delegasi TNI berhasil mengikuti latihan Multilateral Peacekeeping Exercise (MPE) 24 Shanty Prayas IV di Birendra Peace Operation Training Centre (BPOTC) Nepal.
Dikutip dari keterangan Puspen TNI, Senin (4/3), puluhan delegasi TNI tersebut menjalani latihan bersama MPE 24 selama lebih dari dua pekan, yaitu 14 Februari-3 Maret bersama 18 negara sahabat lainnya.
Baca Juga: Kopasgat Pertahankan Gelar Juara Umum di Kejuaraan Menembak Kasau Cup 2024
Materi yang diberikan oleh Komandan BPOTC Kolonel Sanjit Shrestha Sinnya kepada para delegasi tersebut adalah latihan yang mendukung kesiapan operasional tugas-tugas misi perdamaian dunia.

Duta Besar RI untuk Bangladesh Heru Hartanto Subolo bersama Athan RI Bangladesh dan Nepal Kolonel Cpl Azwan Abdi meninjau pelaksanaan MPE 24 Shanty Prayas IV di BPOTC, Nepal, Sabtu (2/3).
Pada kesempatan tersebut, Heru menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh delegasi Indonesia atas pelaksanaan latihan yang telah berlangsung.
Baca Juga: Rotasi Jabatan, Danlanud Iswahjudi Pimpin Sertijab Komandan Wing Udara 3
"Latihan MPE 24 ini untuk meningkatkan kualitas personel TNI yang turut berpartisipasi dalam melaksanakan konstitusi Indonesia, salah satunya adalah terlibat dalam pasukan perdamaian dunia," ujar Heru.
"Jaga selalu nama baik Indonesia serta jaga kesehatan sampai dengan kembali ke tanah air," imbuhnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































