HANKAM

407 Putra Papua Bersaing di Sidang Pantukhir, Setahap Lagi jadi Prajurit TNI AD

Caba PK TNI Angkatan Darat
Sidang Pantukhir yang digelar di Makodam XVII/Cenderawasih. (Foto: Dok. Penkodam XVII/Cenderawasih)

Jakarta, IDM – Sebanyak 407 putra Papua bersaing di Sidang Panitia Penentuan Akhir (Pantukhir) Tingkat Panda Jayapura yang digelar di Aula Tony Rompis, Makodam XVII/Cenderawasih.

Dilansir dari keterangan Penkodam XVII/Cendrawasih, Kamis (16/10), sidang ini dipimpin oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua mewakili Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim. Para peserta ini adalah calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga: Yonif 411 Kostrad dan Angkatan Darat Singapura Latihan Urban Warfare di Kranji Camp

Thevi pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa proses seleksi ini merupakan langkah krusial dalam menjaring putra-putri terbaik bangsa, khususnya dari tanah Papua, untuk mengabdi kepada negara melalui TNI Angkatan Darat.

“Seleksi ini dilakukan secara ketat dan objektif. Kami ingin memastikan bahwa yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan, semangat juang, serta mental dan moral yang baik untuk menjadi prajurit TNI AD,” kata Thevi.

Baca Juga: TNI AU Gelar Pelatihan untuk Bangun Generative Safety Culture di Lingkungan Kerja

Lebih lanjut Thevi menjelaskan bahwa para peserta sebelum mengikuti sidang Pantukhir, seluruhnya telah melewati serangkaian tahapan seleksi yang meliputi tes administrasi, kesehatan, dan jasmani. Dari hasil sidang akhir ini, peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan proses seleksi tingkat pusat di Rindam XVII/Cenderawasih.

“Kodam XVII/Cenderawasih berkomitmen melahirkan prajurit-prajurit terbaik dari wilayah Papua. Mereka tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki disiplin, tanggung jawab, dan cinta terhadap NKRI,” ujarnya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.