HANKAM

4 KRI dan Satu Kapal Selam TNI AL Sukses Jalani Latihan Tempur di Laut Jawa

alutsista
Unsur alutsista Satkor Koarmada II melaksanakan latihan Glagaspur tingkat III selama 19-21 Maret di Laut Jawa. (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM - Sejumlah empat unsur kapal perang Republik Indonesia (KRI) dan satu kapal selam TNI AL sukses melaksanakan latihan Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) tingkat III (L3).

Dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (22/3), latihan yang berlangsung selama 19-21 Maret itu dipimpin oleh Komandan Satuan Kapal Eskorta (Dansatkor) Komando Armada II Kolonel Laut (P) Nurul Muchlis.

alutsista
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Empat kapal perang TNI AL itu terdiri dari KRI RE Martadinata-33, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Ahmad Yani-351, dan KRI Sultan Hasanuddin-366 serta satu kapal selam KRI Alugoro-405.

Baca Juga: Puslaiklambangjaau Gelar Rakornis, Selaraskan Pola Pikir untuk Wujudkan Safety Culture

Selain kapal perang dan kapal selam, TNI AL juga mengerahkan dua unsur udara dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal), yaitu pesawat Cassa P-8306 dan helikopter HS-1311.

alutsista
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Adapun, sejumlah serial latihan yang dilaksanakan meliputi Communication Check, Leaving Harbour, Air Defence Exercise-320, Mailbag Transfer (Miscex)-806, Replenishment At Sea Approaches (Rasap), Gun Exercise-611, drill proses komunikasi Combined Antisubmarine Exercise (Casex).

Kemudian, Publication Exercise (Pubex), Flashing Light Exercise (Flashex), Casex-A3, Casex A5, Photo Exercise, Ewx-221, Surface Exercise (Surfex)-426, DSOT, Miscellaneous Exercise (Miscex)-830 non-man, NSIC serta Entering Harbour.

Baca Juga: Jadi Perhatian Khusus, TNI Sinyalir Akan Ada Konflik Horisontal di Pilkada Aceh

Sebelumnya, Latihan Glagaspur tingkat III unsur-unsur Satkor Koarmada II merupakan salah satu bentuk pembinaan satuan, sekaligus wahana untuk melaksanakan uji coba guna mengukur kemampuan KRI dalam lingkup kerja sama taktis.

alutsista
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Selain itu, untuk mewujudkan kesiapsiagaan operasional dan merupakan sarana pengujian doktrin operasi sesuai fungsi satuan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan tahap pengakhiran.

"Latihan ini akan mengasah kemampuan prajurit dalam berbagai skenario yang mungkin terjadi di medan pertempuran dan akan memperkuat sinergi antar unsur KRI yang terlibat," ujar Pangkoarmada II Laksamana Muda Ariantyo Condrowibowo saat apel kesiapan Glagaspur tingkat III di Surabaya, Selasa (19/3). (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.