HANKAM

368 Personel TNI Diberangkatkan ke Lebanon, Dan PMPP: Pahami dan Kuasai Aturan dengan Benar

PMPP TNI
PMPP TNI melepas keberangkatan Chalk-2 Satgas Konga TNI TA 2026 dari Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Jakarta, IDM – Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI melepas keberangkatan Chalk-2 Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) TNI United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) TA 2026 dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (29/5).

Sebanyak 368 personel dari total 744 personel Satgas Konga UNIFIL diberangkatkan menuju Lebanon dalam rangka melaksanakan misi perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga: Gelar Latihan, JAT TNI AU Matangkan Persiapan Jelang Tampil di HUT ke-65 RBAF

Wakil Komandan PMPP TNI Brigjen Dikdik Setiadi, memimpin acara pelepasan keberangkatan Chalk-2 Satgas Konga TNI tersebut, didampingi sejumlah pejabat PMPP TNI dan perwakilan Staf Operasi (Sops) TNI.

Komandan PMPP TNI Mayjen Iwan Bambang Setiawan dalam amanat yang dibacakan Brigjen Dikdik, menekankan agar para prajurit menguasa dan memahami rule of engagement UNIFIL.

“Pahami dan kuasai aturan pelibatan serta prosedur tetap dengan benar. Laksanakan setiap tugas secara profesional, bangun hubungan yang harmonis antara atasan dan bawahan, serta tanamkan bahwa Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL 2026 adalah satu keluarga yang saling peduli dan saling mengingatkan,” kata Dikdik membacakan amanat Dan PMPP TNI.

Baca Juga: Gerebek Subuh di Pelabuhan Sorong, TNI AL Gagalkan Penyelundupan Burung Kasturi Papua

Para personel yang diberangkatkan tergabung dalam Satgas Konga XXIII-T/UNIFIL, menggantikan Satgas XXIII-S yang habis masa tugasnya.

Sebelumnya, Satgas Konga XXIII-T/UNIFIL telah dilepas Markas Besar TNI melalui upacara yang digelar di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (21/5).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.