HANKAM

32 Prajurit TNI AD di Papua Dapat Penghargaan, Ini Prestasinya

Satgas Pam Perbatasan Statis Yonif 751
32 prajurit TNI AD dari Satgas Pam Perbatasan Statis Yonif 751 di bawah Satgas Swasembada mendapatkan penghargaan dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto. (Foto: Dok. Kogabwilhan III)

Jakarta, IDM – Sebanyak 32 prajurit TNI AD dari Satgas Pam Perbatasan Statis Yonif 751 di bawah Satgas Swasembada mendapatkan penghargaan dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto.

Dilansir dari keterangan Penkogabwilhan III, Jumat (8/5), penghargaan ini diberikan atas keberhasilan mereka dalam mengungkap ladang ganja di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.

Baca Juga: Bus Pembawa 620 Burung Ilegal Disetop TNI AL di Bakauheni, Terdeteksi Satwa Langka

Lucky pada kesempatan tersebut juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam pelaksanaan tugas operasi, memperkuat sinergi antarunsur, serta menjaga kehadiran TNI sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan dan mendukung masyarakat di wilayah Papua.

Satgas Pam Perbatasan Statis Yonif 751
(Foto: Dok. Kogabwilhan III)

Selain penyerahan penghargaan, Lucky turut meninjau kondisi pos dan kesiapan personel Satgas Swasembada, termasuk fasilitas pendukung operasi serta situasi wilayah sekitar.

Untuk diketahui, TNI AD dari Satgas gabungan Koops Swasembada yang terdiri atas Satgas Yonif 751/VJS, Satgas Ketapang, dan Satgas Prayudha Mamta membongkar keberadaan ladang ganja di Dusun Ngutok, Kampung Kabiding, Distrik Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Satgas Pam Perbatasan Statis Yonif 751
(Foto: Dok. Kogabwilhan III)

Baca Juga: 15 Perwira TNI AU Pertajam Kemampuan Analisis Foto Udara lewat Air Intelligence Mobile Training Team

Dalam operasi tersebut, Satgas berhasil mengamankan 740 batang tanaman ganja. Dijelaskan pengungkapan awal dilakukan dengan pola sapuan sektor dan pengamatan rute rawan. Setelah tim memperoleh indikasi aktivitas ilegal, satuan gabungan melaksanakan penyergapan dengan mengamankan perimeter, melakukan pendataan, dan menginventarisir barang bukti.

Seluruh temuan selanjutnya diamankan untuk proses hukum lebih lanjut melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum setempat. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.