HANKAM

15 Perwira TNI AU Pertajam Kemampuan Analisis Foto Udara lewat Air Intelligence Mobile Training Team

TNI AU dan RAAF
TNI AU dan RAAF menggelar Air Intelligence Mobile Training Team (MTT) TA 2026. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Sebanyak 15 perwira pertama (Pama) TNI Angkatan Udara mempertajam kemampuan dalam menganalisis foto udara melalui kegiatan Air Intelligence Mobile Training Team (MTT) TA 2026.

TNI AU menggandeng Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut dan berlangsung pada 5-6 Mei 2026 di Jakarta.

Baca Juga: Rampungkan Pendidikan Standarisasi, 9 Perwira TNI AU Awali Pengabdian sebagai Penerbang Militer

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten Intelijen (Asintel) KSAU Marsda TNI Jatmiko Adi. Dalam sambutannya, Jatmiko menegaskan bahwa penggunaan teknologi satelit, pesawat tanpa awak, serta balon udara yang memiliki kemampuan Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance (ISR) menjadi bagian yang penting dalam penyelenggaraan intelijen udara.

"Platform ISR yang telah dimiliki TNI AU harus dilengkapi dengan kemampuan personel yang memiliki kompetensi sebagai interpreter atau analis foto udara," tegas Asintel KSAU dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Kamis (7/5).

TNI AU dan RAAF
Kegiatan Air Intelligence Mobile Training Team (MTT) TA 2026 yang diikuti 15 Pama TNI AU. (Foto: Dok. Dispenau)

Ia turut berharap, pelatihan ini dapat meningkatkan kemampaun para peserta dalam mencari dan mengumpulkan informasi terkait cuaca, medan musuh, serta karakteristik wilayah operasi guna mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara.

Baca Juga: Bus Pembawa 620 Burung Ilegal Disetop TNI AL di Bakauheni, Terdeteksi Satwa Langka

Sementara itu, Director of Air Intelligence, Air Warfare Centre, Group Captain David Brown, menyampaikan bahwa ini adalah peluang yang sangat baik untuk terus bekerja sama, berbagi ide, serta meningkatkan kapabilitas intelijen.

"Intelijen udara yang efektif merupakan penggerak utama bagi operasi udara," tutur Brown. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.