HANKAM

3 Perwira Menengah TNI AL Lulus dari Kampus Elit Militer AS

Tiga pamen TNI AL
Tiga pamen TNI AL didampingi Atase Laut RI Kolonel Laut (P) Yudi Ardian (ketiga dari kiri) beserta pendamping berfoto bersama usai wisuda di US Naval War College (NWC), Rhode Island, AS, Jumat (12/6) lalu. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Tiga perwira menengah (pamen) TNI AL mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Para prajurit tersebut sukses menyelesaikan pendidikan militer strategis di Amerika Serikat (AS), Jumat (12/6) lalu.

Ketiga perwira berprestasi itu menuntaskan masa studinya di bawah naungan US Naval War College (NWC) yang berlokasi di Newport, Rhode Island. Mereka memperdalam berbagai keahlian strategis, mulai dari taktik operasi maritim gabungan hingga kepemimpinan militer tingkat tinggi.

Daftar lulusan tersebut meliputi Kolonel Laut (P) Yano Wenas yang berhasil menyelesaikan program pendidikan di US Naval Command College setingkat Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Dua perwira lainnya, yakni Mayor Laut (P) Heri Julianto dan Mayor Laut (P) Erwin Teguh Indrajid Londang, sukses menyabet kelulusan dari US Naval Staff College setingkat Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal).

Baca Juga: Prajurit TNI AD Berjibaku Evakuasi Ibu Hamil di Medan Ekstrem Papua

Upacara kelulusan ini diikuti oleh 461 peserta secara in-residence atau melalui metode pengajaran tatap muka langsung di asrama kampus. Dari total wisudawan, sebanyak 90 perwira merupakan siswa internasional yang mewakili militer negara sahabat. Secara keseluruhan, para lulusan tahun ini berasal dari seluruh matra Angkatan Bersenjata AS, lebih dari 30 lembaga federal, serta perwakilan lebih dari 50 negara mitra.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Tunggul menjelaskan, keikutsertaan para pamen di Rhode Island mencerminkan pengakuan dunia terhadap kompetensi prajurit Indonesia. Langkah ini sekaligus menjadi modal penting dalam memperluas jejaring kerja sama pertahanan global.

"Capaian para perwira TNI AL ini tidak hanya mencerminkan kualitas intelektual dan profesionalisme yang mampu bersaing di tingkat global, tetapi juga semakin memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia melalui hubungan kerja sama yang erat dengan militer Amerika Serikat," ujar Tunggul, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (15/6).

Baca Juga: Dandepohar 70 Tinjau Kesiapan Pazam 733 untuk Dukung Operasional Pesawat Tempur Rafale

Tunggul menambahkan, keberhasilan studi tingkat tinggi di AS ini juga tidak lepas dari atensi pimpinan tertinggi TNI AL. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memang menempatkan peningkatan mutu sumber daya manusia sebagai salah satu pilar utama pembangunan kekuatan militer Indonesia.

"KSAL senantiasa menekankan kepada seluruh prajurit Jalasena untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Kami berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi generasi penerus TNI AL untuk terus mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan strategis, serta mengharumkan nama bangsa di forum internasional," kata Tunggul.

Momen wisuda militer tersebut turut dihadiri langsung oleh Atase Laut RI di Washington DC, Kolonel Laut (P) Yudi Ardian. Kehadiran perwakilan resmi Indonesia ini menjadi wujud dukungan moril sekaligus bentuk apresiasi atas keberhasilan diplomasi maritim di level internasional.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.