3 Pati Bintang Tiga TNI AU Diangkat Jadi Warga Kehormatan Kopasgat

Jakarta, IDM - Tiga Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) diangkat menjadi warga kehormatan Kopasgat dalam sebuah upacara tradisi kemiliteran yang digelar di daerah latihan tempur Kopasgat Balegede, Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Dilansir dari keterangan TNI AU, Senin (16/10), ketiga Pati TNI AU itu adalah Marsdya TNI Samsul Rizal yang saat ini menjabat sebagai Komandan Sesko (Dansesko) TNI; Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) Marsdya TNI M. Tonny Hardjono; dan yang ketiga adalah Komandan Kodiklatau (Kodiklatau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi.
Baca Juga: Prajurit Lanal Bengkulu Bebaskan Sandera di Lahan Prokimal Kaur
Komandan Kopasgat (Dankopasgat) Marsda TNI Wahyu Hidayat Sujatmiko mengungkap alasan mengapa ketiga Pati TNI AU itu diangkat sebagai warga kehormatan Kopasgat. Wahyu menegaskan ketiganya telah memberikan atensi dan kontribusi bagi kemajuan serta pengembangan Kopasgat.

"Mengingat kontribusi dan perhatiannya yang besar kepada Kopasgat, Kami mengangkat tiga Pati bintang tiga TNI AU sebagai warga kehormatan Kopasgat," ujar Dankopasgat.
Baca Juga: Dankodiklatal Buka Dikmaba TNI AL 2023 di Hadapan 600 Siswa
Sebelum diangkat menjadi warga kehormatan, tiga Pati TNI AU itu terlebih dahulu menjalani rangkaian tradisi warga kehormatan Kopasgat dengan melewati beberapa pos HTF (How to Fight) dan merasakan rintangan yang dihadapi prajurit Kopasgat dalam medan pertempuran.
Setelah itu, mereka resmi diangkat sebagai warga kehormatan Kopasgat yang ditandai dengan penyematan Baret Jingga, Brevet, dan Pisau Komando Kopasgat oleh Dankopasgat. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































