3 Makanan Prajurit yang Buat Geleng Kepala, Ada Jeroan Dikira Protein

Jakarta, IDM - Pola makan prajurit TNI memang harus benar-benar diperhatikan karena jika salah atau pun berlebihan tentunya akan berakibat fatal. Karena hal ini, melalui postingan di Instagram resminya @tni_angkatan_darat prajurit khususnya TNI Angkatan Darat diingatkan terkait pola dan pilihan makanan.
Di dalam postingan ini dengan postingan ala anak-anak zaman sekarang (kaum gen z) dibeberkan beberapa makanan yang berbahaya untuk dimakan prajurit secara berlebihan. Apa sajakah makanan tersebut?
Baca Juga: Terjun ke Markas Kopassus, Panglima Uji Ketangguhan Senjata Sat-81
Pertama, makan mie instan ditambah nasi. Dikatakan mie bersama nasi adalah sama-sama karbohidrat. Kombinasi yang membuat gula darah jadi tinggi dan berakibat penyakit diabetes.
Kedua, makan gorengan yang berlebihan. Dikatakan menggoreng membuat kadar lemak dan kalori di makanan meningkat. Hal ini bisa membuat prajurit terkena penyakit jantung.
"Selain itu pas kamu mau bayar! Padahal makannya 5 tapi ngakunya 2, bisa-bisanya kamu, diajak belum sama Ibu kantin," tulis caption Instagram TNI AD.
Ketiga, memakan jeroan yang berlebihan dan dikira protein seperti daging. Padahal makan jeroan seperti babat, usus, paru, jantung, limpa dan lainnya membuat kolesterol dan asam urat tubuh kita tinggi. Ini bisa menyebabkan serangan jantung, lumpuh hingga stroke.
"Walaupun enak, makan karbohidrat berlebihan gorengan dan jeroan, efeknya jahat untuk tubuh kamu! Sama jahatnya belum bayar gorengan ke Ibu kantin tadi," pesen postingan TNI AD. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































