25 Prajurit Dikbrevet Penyelam Resmi Perkuat Dislambair TNI AL

Jakarta, IDM - Pusat Pendidikan Khusus Komando Pendidikan Operasi Laut (Pusdiksus Kodikopsla) meluluskan 25 prajurit untuk bergabung dengan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) TNI AL, Ujung Surabaya, Kamis (4/5).
25 prajurit pendidikan brevet (Dikbrevet) penyelam angkatan 53 tahun 2023 itu dinyatakan lulus oleh Danpusdiksus Kolonel Laut (P) Gering Sapto Sambodo pascamengikuti pendidikan selama tujuh bulan.
Baca Juga: Perdana Ikut Sail Regatta, Tiga Taruna AAL Raih Penghargaan di Italia
Gering menyampaikan, tujuan pendidikan brevet ini adalah untuk mencetak prajurit penyelam yang memiliki kualifikasi khusus bawah permukaan air serta mempunyai kecakapan dan kemampuan tugas khusus bawah air.
Ia melanjutkan, selama tujuh bulan para prajurit dibekali berbagai ilmu dan keterampilan seperti demolisi, Search and Rescue (SAR), Sea and Jungle Survival, teknis kerja penyelaman serta lattek di Koarmada II maupun daerah latihan Situbondo dan sekitarnya.

"Saya berharap, agar kalian terus mengasah dan meningkatkan ilmu dan ketrampilan yang didapatkan, sehingga memiliki kecakapan, kemampuan dan keterampilan profesi sebagai prajurit brevet penyelam TNI AL," ujarnya dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Jumat (5/5).
Baca Juga: Belasan Perwira TNI AU dan RSAF Dianugerahi Wing Penerbang Kehormatan, Ini Daftar Namanya
Ia juga tak lupa berterima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada komandan sekolah penyelam beserta staf, tenaga pendidik serta tenaga kependidikan.
"Terima kasih atas usaha, kerja pengabdian dan keras dalam menggembleng dan mendidik para prajurit hingga lulus pada hari ini," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































