25 Personel TNI AD Dikirim ke Singapura Ikut Lomba AARM, Ada Prajurit Perempuan

Jakarta, IDM – Sebanyak 25 personel TNI AD terdiri dari 20 prajurit putra dan 5 prajurit perempuan dikirim ke Singapura untuk berlaga pada ajang ASEAN Army Rifle Meet (AARM) ke-33 Tahun 2025.
Dilansir dari keterangan Dispenad, Kamis (13/11), ada 19 orang official juga yang mendampingi dengan Komandan Kontingen Letkol Inf Indra Widiyanto.
Baca Juga: Calon Awak KRI Prabu Siliwangi-321 Segera ke Italia, Latihan 3 Bulan di Kapal Baru
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang meninjau serta melepas keberangkatan para personel ini di Markas Kopassus Cijantung, Rabu (12/11), mengingatkan soal mental bertanding. Menurutnya faktor ini penting yang harus dimiliki seorang atlet.
"Saya hanya ingin menyampaikan satu hal, dalam bertanding itu yang penting adalah mental bertanding. Kalau mental bertanding sudah terbentuk, saya yakin semua punya, tinggal bagaimana kamu mengendalikan diri pada saat bertanding agar bisa tampil maksimal. Jadi seperti motto kita saat latihan, berlatih seperti bertempur, bertempur seperti berlatih. Saat berlatih kita harus serius, agar saat bertanding kamu mendapatkan hasil yang maksimal,” kata Maruli.
Baca Juga: Dua Koarmada Baru jadi Bagian Rencana 10 Tahun TNI AL Bangun Kekuatan Laut Terpadu
Lebih lanjut Maruli menambahkan bahwa keikutsertaan TNI AD dalam AARM bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk kehormatan dan kebanggaan bangsa. Ia menekankan pentingnya latihan yang berkesinambungan, fasilitas yang memadai, dan semangat juang tanpa henti agar prestasi dapat terus ditingkatkan.
Tim Tembak TNI AD direncanakan akan mengikuti beberapa kategori lomba, meliputi pistol putra dan putri, karaben, senapan, dan senapan otomatis (SO). Kompetisi akan berlangsung dari 21 hingga 27 November 2025 dan diharapkan menjadi ajang untuk kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































