Dua Koarmada Baru jadi Bagian Rencana 10 Tahun TNI AL Bangun Kekuatan Laut Terpadu

Jakarta, IDM – TNI AL berencana menambah dua Komando Armada (Koarmada) baru dalam waktu mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang TNI AL memperkuat struktur dan daya gerak armada di seluruh wilayah perairan Indonesia.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, mengungkapkan pembentukan Koarmada IV dan V masuk dalam rencana pengembangan postur TNI AL untuk lima hingga sepuluh tahun ke depan. Program ini disiapkan untuk membangun kekuatan laut lebih terpadu dan responsif terhadap dinamika keamanan kawasan.
“Konsep tersebut masuk dalam perencanaan pengembangan postur TNI AL dalam 5 sampai dengan 10 tahun ke depan,” ungkap Tunggul dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Kamis (13/11).
Baca Juga: Prajurit TNI Terikat Aturan, tidak Boleh Terlibat dalam Kepentingan Pribadi dan Kelompok
Dua armada baru itu nantinya akan dilengkapi satuan tempur dan unsur logistik yang disesuaikan dengan wilayah tanggung jawab masing-masing, mengacu pada Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT). Dengan demikian, setiap Koarmada di masa depan diharapkan memiliki kemampuan operasional yang lebih mandiri dan efektif.
“Akan digelar juga satuan-satuan sesuai konsep SSAT serta satuan dukungan logistik berdasarkan kewilayahan,” lanjutnya.
Sebelumnya, TNI AL juga telah mengonfirmasi bahwa dua markas baru itu akan berlokasi di Kalimantan Timur dan Ambon. Koarmada IV direncanakan bermarkas di Kalimantan Timur, sedangkan Koarmada V akan dibangun di Ambon. Rencana tersebut termasuk dalam periode pembangunan kekuatan pertahanan laut 2025–2029, sesuai arah kebijakan Kemenko Polkam.
Tunggul menjelaskan, pembentukan dua Koarmada baru itu disesuaikan dengan konsep pertahanan pulau-pulau besar dan gugusan pulau strategis.
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Pertahanan, TNI dan Angkatan Tentera Malaysia Susun Komitmen Bersama
“Sesuai postur TNI AL memang benar adanya rencana pembentukan dua Koarmada tersebut. Pembentukannya disesuaikan dengan konsep pertahanan pulau-pulau besar dan gugusan pulau strategis,” kata Tunggul, Selasa (4/11) lalu.
Rencana pembentukan lima Koarmada ini selaras dengan arah pembangunan kekuatan TNI 2025–2029 yang dibahas dalam rapat koordinasi sinkronisasi di bawah Kemenko Polkam. Asisten Deputi Kemenko Polkam Bidang Kekuatan, Kemampuan, dan Kerja Sama Pertahanan Brigjen (Mar) Kresno Pratowo menjelaskan, pembangunan kekuatan TNI dilakukan secara terpadu melalui konsep Optimum Essential Force (OEF) sebagaimana diamanatkan dalam RPJMN 2025–2029.
Melalui rencana besar tersebut, TNI AL tak hanya menambah Koarmada, tetapi juga membentuk 15 Komando Daerah Maritim Angkatan Laut (Kodaeral) serta modernisasi kapal-kapal baru berbasis teknologi informasi. Upaya ini diharapkan memperkuat kesiapan TNI AL menjaga stabilitas keamanan maritim nasional, khususnya wilayah laut strategis dari barat hingga timur. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































