HANKAM

242 Taruna AAU dan Siswa PSDP Berhasil Meraih Wing Para usai Tuntaskan Susparadas A-209

Penerjun Siswa Susparadas
Penerjunan yang dilakukan oleh siswa Susparadas Angkatan ke-209 saat upacara penutupan pendidikan. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

Jakarta, IDM – Sebanyak 242 siswa, yang terdiri dari 212 Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) dan 30 siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP), berhasil meraih Wing Para.

Wing tersebut menandai rampungnya pendidikan Kursus Para Dasar (Susparadas) TNI AU Angkatan ke-209 Tahun Anggaran 2026 yang telah mereka ikuti sejak Februari 2026.

Baca Juga: KSAD Datangi Grup 1 Kopassus, Beri Pesan kepada Seluruh Prajurit

Penerangan Kodiklatau melalui unggahan di Instagram @kodiklatau_info, yang dikutip Selasa (17/3) menjelaskan, ratusan siswa menjalani berbagai tahapan latihan selama satu bulan pendidikan di Wing Pendidikan (Wingdik) 800/Pasgat.

Tahapan tersebut meliputi ground training, teknik pendaratan, penggunaan parasut, prosedur pengamanan, serta praktik terjun pada siang hari dan malam hari, termasuk dengan membawa senjata.

Penyematan Wing Para dilakukan melalui upacara penutupan pendidikan Susparadas yang dipimpin oleh Wadankodiklatau Marsda TNI Benny Arfan, mewakili Dankodiklatau Marsdya TNI T.B.H. Age Wiraksono, di Pusdik Kodiklatau, Bandung, Sabtu (14/3).

Wakil Komandan Kodiklatau Marsda TNI Benny Arfan
Wakil Komandan Kodiklatau Marsda TNI Benny Arfan memimpin upacara penutupan Susparadas Angkatan ke-209. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

Dalam sambutan tertulisnya, Komandan Kodiklatau menyampaikan bahwa pendidikan Susparadas merupakan salah satu tahapan penting dalam membentuk karakter, mental, dan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Udara.

“Melalui pendidikan ini, para siswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis penerjunan, tetapi juga ditempa keberanian, disiplin, serta semangat juang yang tinggi,” tegas Marsdya TNI T.B.H Age Wiraksono.

Baca Juga: Lanud Adi Soemarmo Gelar Apel Siaga untuk Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 H

Ia menambahkan, kemampuan para dasar yang telah dimiliki para siswa melalui pendidikan ini diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi mereka dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara ke depan, yang terus berkembang dan penuh tantangan.

Sebelum pelaksanaan upacara penutupan, rangkaian kegiatan diawali dengan terjun Wingday. Para siswa melaksanakan penerjunan dari pesawat C-130 Hercules yang diterbangkan oleh Letkol Pnb Pratama. Pesawat dengan nomor registrasi A-1333 tersebut berasal dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.