2.500 Prajurit Angkatan Laut 36 Negara Akan Jalani Sea Phase MNEK 2023

Makassar, IDM - Dansubsatgas Exercise MNEK 2023 Kolonel Laut (P) Lukman Kharis, mengungkapkan sekitar 2.500 prajurit angkatan laut dari Indonesia dan 35 negara bakal melaksanakan Sea Phase yang digelar besok.
"Sekitar 1.000 personel dari 35 negara peserta dan 1.500 personel dari Satgas MNEK 2023 TNI AL," ungkap Lukman di sela-sela kegiatan tactical floor game (TFG), Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (7/6).
Baca Juga: Satgas Pamtas RI – Malaysia Berikan Layanan Pengobatan Gratis untuk Masyarakat
Sebelum melaksanakan Sea Phase, perwakilan tiap unsur angkatan laut dari total ribuan personel tersebut, terlebih dahulu mengikuti TFG untuk menyamakan pemahaman saat menjalani latihan manuver lapangan.

"Personel yang mengikuti TFG hari ini adalah perwakilan dari unsur-unsur laut dan udara, yakni dari kapal perang, pesawat udara, dan helikopter yang berarti di sini termasuk para pengawaknya," kata Lukman.
Ia menjelaskan, 17 kapal perang dari 13 negara peserta dikerahkan dalam Sea Phase. Sedangkan TNI AL mengirimkan delapan KRI dan 10 unsur udara yang terdiri dari CN-235, Cassa, Bonanza, Helo Nbell-412, dan Panther AS 365 MBE.
Baca Juga: Di Asean Coast Guard Forum, Wakil Menteri Pertahanan Bahas Isu Keamanan dan Keselamatan Laut
Sementara itu, bagi para delegasi negara lainnya yang tidak mengirimkan alutsista atau hanya menghadirkan para observer, mereka bakal ditempatkan di KRI atau pesawat TNI AL sesuai latar belakang kemampuan.
"Ada penyelam, di kapal, dan yang penerbang di pesawat atau helikopter. Nanti, observer akan diikutsertakan dalam skenario Sea Phase dan on board di sejumlah KRI kita," jelas Lukman. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































