HANKAM

17 KRI TNI AL Dilibatkan dalam Multilateral Naval Exercise Komodo 2023

Multilateral Naval Exercise Komodo 2023
Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II Laksamana Pertama TNI Denny Prasetyo. (IDM/Aini Tartinia)

Jakarta, IDM - TNI AL mempersiapkan 17 kapal perang, salah satunya kapal rumah sakit KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991 pada Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) yang akan digelar pada Juni 2023 di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Ada 17 berbagai tipe kapal, terutama KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991 yang baru saja diresmikan, mungkin akan dilibatkan karena perlengkapan lebih lengkap dari kapal-kapal rumah sakit sebelumnya," ujar Danguspurla Koarmada II Laksamana Pertama TNI Denny Prasetyo di Jakarta, Rabu (21/12).

Denny mengatakan, pada MNEK tahun depan, TNI AL mengundang 48 negara sahabat untuk memaksimalkan kegiatan latihan yang bersifat non-perang, yakni bantuan kemanusiaan terhadap bencana alam di laut maupun di darat.

Pada kegiatan Initial Planning Conference (IPC) ini, Denny mengungkapkan hampir 60 persen atau sekitar 22 delegasi negara undangan yang hadir. Ia menekankan, TNI AL mengundang seluruh negara yang bersahabat dengan Indonesia, khususnya angkatan laut.

"Mereka kita ajak bersama. Tidak ada konflik di antara mereka pada saat bertatap muka di sini dan saat kita diskusi juga," ungkapnya.

Denny melanjutkan, dari total 48 negara yang diundang melalui IPC pada hari ini, masing-masing dari mereka akan memberikan feedback informasi kepada TNI AL terkait keterlibatan untuk mengikuti latihan berskala internasional MNEK yang keempat pada tahun depan.

Baca: TNI AL Undang Korut dan Korsel di Multilateral Naval Exercise Komodo 2023

Indonesia sudah tiga kali melaksanakan MNEK. Pada 2014 di Batam, Kepulauan Riau, 2016 di Padang, Sumatra Barat, dan yang ketiga pada 2018 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Latihan bersama setiap dua tahun sekali ini sempat terhenti pada 2020-2022 karena pandemi Covid-19. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.