169 Prajurit Marinir RI dan AS Latihan Tempur di Lampung

Jakarta, IDM – Sebanyak 169 prajurit gabungan Korps Marinir Indonesia dan Amerika Serikat (USMC) menggelar latihan bersama Platoon Exchange (Platex) 2026 di Pesawaran, Lampung. Latihan tempur bilateral ini berlangsung selama 17 hari, mulai 12-28 Agustus.
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Kolonel (Mar) Rana Karyana merinci komposisi personel yang diterjunkan dalam latihan bersama tersebut.
"Latma Platex 2026 melibatkan 169 personel, terdiri dari 109 prajurit Yonif 7 Marinir dan 60 personel USMC dari unsur I MEF/MRF-D," kata Rana kepada Indonesia Defense Magazine, Jakarta, Jumat (14/8).
Baca Juga: Dirut PAL Sebut USV Kamikaze Berpotensi Membangun Kemampuan Teknologi Dalam Negeri
Rana menjelaskan, agenda tahunan ini berfokus mematangkan kemampuan taktik tempur operasi darat, baik keterampilan individu maupun kerja sama tingkat peleton.
"Prajurit Marinir Indonesia dan USMC saling bertukar pengetahuan, pengalaman, teknik, serta prosedur latihan guna meningkatkan profesionalisme, kesiapan operasional, dan interoperabilitas kedua korps marinir," lanjutnya.
Pasukan Marinir Amerika Serikat yang berpartisipasi berasal dari Gugus Tugas Marinir Rotasi Darwin (Marine Rotational Force – Darwin/MRF-D 26) dan Peleton 1 Kompi Alpha Batalion 1 Resimen Marinir ke-5. Mereka berlatih bersama prajurit Kompi A Batalion Infanteri 7 Marinir Indonesia.
Komandan Batalion Infanteri 7 Marinir Letkol (Mar) Muhammad Kristian Widiantoro membuka langsung latihan gabungan ini di Markas Komando Yonif 7 Marinir, Ketapang, Teluk Pandan, Lampung.
Baca Juga: TNI AD Ingatkan Pentingnya Bela Negara di Ruang Digital untuk Generasi Muda
Sementara itu dari pihak pasukan Marinir Amerika Serikat, latihan dipimpin Komandan Peleton 1 USMC Letnan Satu Abigail Gutierrez.
Abigail menilai latihan bersama ini menjadi sarana penting untuk menyatukan taktik tempur kedua pasukan.
"Latihan ini merupakan kesempatan penting bagi para Marinir kami untuk berintegrasi secara langsung dengan mitra dari Indonesia. Kami membangun kekuatan gabungan yang lebih siap, profesional, dan disiplin dalam menghadapi tantangan di kawasan," ujar Abigail.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































