HANKAM

136 Prajurit Jajaran Kogabwilhan III Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Prajurit
136 Prajurit jajaran Kogabwilhan III terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa. (Foto: Dok. Kodam Cendrawasih)

Jakarta, IDM - Sebanyak 136 prajurit dari berbagai satuan jajaran Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dan penghargaan atas dedikasi serta keberhasilan dalam melaksanakan tugas.

Apresiasi diberikan dalam upacara yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Aula Gedung Eme Neme Kangasi, Mayonif 754/ENK, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Upacara diikuti sekitar 250 personel dan dihadiri Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang, serta Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto.

Sejumlah pejabat TNI dari unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara turut menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam rangkaian upacara, Panglima TNI menyematkan tanda pangkat secara simbolis kepada perwakilan prajurit penerima KPLB.

Baca Juga: Lumpuhkan Tokoh OPM, 38 Prajurit Pandawa Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dan ucapan selamat kepada para personel yang memperoleh apresiasi.

Pemberian kenaikan pangkat luar biasa menjadi salah satu bentuk penghargaan institusi terhadap prajurit yang menunjukkan prestasi dalam pelaksanaan tugas.

Sementara itu, penghargaan yang diberikan menjadi pengakuan atas kontribusi personel sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing di satuan.

Dari total 136 personel penerima KPLB dan penghargaan, sebanyak 30 personel berasal dari Satgas Kasuari 3.9, sedangkan 46 personel lainnya berasal dari Satgas Kasuari 3.10.

Baca Juga: Laksma Hariyo Poernomo Resmi Pimpin Kodaeral III Gantikan Laksda Uki Prasetia

Selanjutnya, sebanyak 22 personel berasal dari unsur Kopasgat dan Mandala VI, serta 14 personel dari Satgas Mandala VI unsur intelijen. Penerima lainnya terdiri atas lima personel Korem 172, dua personel Kodim 1714, dan 17 personel Operasi Badai Kasuari 3.11.

Setiap unsur memiliki tanggung jawab sesuai bidang tugasnya dalam mendukung pelaksanaan operasi dan tugas TNI di wilayah tersebut.

Pemberian apresiasi kepada personel dari berbagai satuan juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan kerja sama antarpersonel.

Dalam pelaksanaan tugas, koordinasi, kedisiplinan, serta kemampuan menjalankan tanggung jawab secara profesional merupakan bagian penting untuk mendukung pencapaian sasaran yang telah ditetapkan.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto, menerangkan pemberian KPLB dan penghargaan merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi serta keberhasilan prajurit dalam menjalankan tugas.

Baca Juga: TNI Siapkan Tiga Pesawat Khusus Penyemai Udara, Perkuat Modifikasi Cuaca Penanganan Karhutla

Kapendam menekankan penghargaan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga disiplin, dan menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga disiplin, dan melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Pemberian KPLB dan penghargaan juga berkaitan dengan upaya pembinaan personel di lingkungan TNI.

Di sisi lain, penghargaan terhadap prajurit perlu berjalan seiring dengan penegakan disiplin dan penerapan standar profesionalisme.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.