129 Perwira TNI AL Dirotasi, Pangkoarmada III hingga Danpuskopaska

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali melakukan rotasi dan mutasi terhadap 414 jabatan perwira tinggi di tiga matra, 129 orang di antaranya dari angkatan laut.
Rotasi dan mutasi para perwira tersebut tertuang dalam salinan keputusan panglima TNI nomor kep 1102/VIII/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, per 15 Agustus 2025.
Baca Juga: Mutasi TNI: Brigjen Marinir Freddy Ardianzah Ditunjuk Jadi Kapuspen TNI
Tercatat sejumlah nama dan jabatan strategis dari ke-129 perwira TNI AL yang terkena rotasi dan mutasi, salah satunya ialah Laksamana Muda Hudiarto Krisno Utomo yang menjadi Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III.
"Laksda H Krisno Utomo dari Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) ke Pangkoarmada III," tulis salinan tersebut, dikutip di Jakarta, Rabu (20/8).
Krisno menggantikan Laksamana Muda Hersan yang digeser ke Inspektur Jenderal (Irjen) Mabes TNI. Kemudian, posisi Pangkolinlamil dijabat oleh Laksamana Muda Rudhi yang sebelumnya sebagai Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kaskogabwilhan) II.
Baca Juga: Mutasi TNI: Letjen Saleh Mustafa Jabat Wakasad dan Rotasi Tiga Pangdam
Tak hanya itu, terdapat nama Laksamana Pertama Liber Sihombing yang belum mencapai sebulan menjabat Komandan Pusat Komando Pasukan Katak (Danpuskopaska) kini dirotasi sebagai Komandan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Dankopeba).
Lalu, jabatan Danpuskopaska digantikan oleh Laksamana Pertama Joko Andriyanto yang sebelumnya sebagai Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) XI Merauke. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































