HANKAM

10 Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon TNI AU Mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Ada Apa?

Pesawat Tempur F-16
Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon yang akan dikerahkan dalam demo udara peringatan HUT ke-78 RI. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - Sebanyak 10 pesawat tempur jenis F-16 Fighting Falcon milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (11/8).

Kedatangan elang-elang besi itu di Jakarta dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT ke-78 Republik Indonesia yang akan diperingati pada 17 Agustus mendatang.

Pada peringatan hari spesial Indonesia tersebut, para penerbang tempur TNI AU akan mempertunjukkan kemampuan mereka dalam bermanuver dan terbang formasi dengan pesawat F-16.

Baca Juga: Kapuspen TNI: Panglima Yudo Ingin Revisi Aturan Bantuan Hukum Prajurit

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka akan terbang lintas (flypass) di atas Istana Negara dan Monumen Nasional (Monas), di mana aksi tersebut juga turut disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

penerbang tempur
Para penerbang tempur TNI AU yang akan mengawaki pesawat F-16 Fighting Falcon dalam demo udara peringatan HUT ke-78 RI. (Foto: Dok. Dispenau)

Flypass tahun ini terbagi dalam dua flight, di mana masing-masing flight akan membentuk formasi diamond serta bomb burst. Untuk diketahui, kesepuluh pesawat tempur F-16 yang turut dalam demo udara tahun ini semuanya sudah diupgrade dengan sistem avionik dan senjata udara modern.

Pesawat-pesawat tersebut berasal dari dua skadron TNI AU, yakni Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, Madiun. Untuk menuju Jakarta, mereka terbagi ke dalam tiga flight yang diberi nama Garuda Flight, Eagle Flight, dan Dragon Flight.

Baca Juga: Lanud Atang Sendjaja Gelar Persiapan Jelang Misi Flypass Giant Flag HUT ke-78 RI

“Garuda Flight terdiri dari dua pesawat yang diawaki oleh Danskadron Udara 3 Letkol Pnb Pandu 'Hornet' Eka Prayoga dan Danskadron Udara 14 Mayor Pnb Anwar 'Weasel' Sovie. Sebelum mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Garuda Flight terlebih dahulu melaksanakan pengecekan rute yang akan dilintasi saat flypass nanti,” tulis Dispenau.

Sementara Dragon Flight terdiri dari empat pesawat dari Skadron Udara 3, sedangkan Eagle Flight terdiri dari empat pesawat dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, Madiun.

Kedatangan mereka di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta disambut langsung oleh Panglima Koopsudnas Marsdya TNI M. Tonny Harjono beserta sejumlah pejabat TNI AU lainnya. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.