HANKAM

10 Komandan Kapal Perang TNI AL Jalani Uji Kompetensi Tempur

dewan penguji
Sejumlah dewan penguji menilai komandan kapal perang jajaran Koarmada I dalam materi kompetensi. Kegiatan ini digelar langsung di atas KRI Teuku Umar-385, Kamis (30/10). (Foto: Dok. Koarmada I)

Jakarta, IDM – Sebanyak sepuluh komandan kapal perang menjalani uji kompetensi tempur yang digelar Komando Armada (Koarmada) I, di atas KRI Teuku Umar-385, pada Kamis (30/10).

Adapun sepuluh komandan KRI jajaran Koarmada I yang mengikuti uji tersebut, terdiri dari enam unsur satuan kapal eskorta, dua satuan kapal bantu, dan dua lainnya dari satuan kapal cepat. Kegiatan uji kompetensi melibatkan sejumlah dewan penguji.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Perang Melawan Narkoba, TNI Tangkap 3 Pelaku di Perbatasan Papua

Komandan Komando Latihan Koarmada I, Kolonel Laut (P) Ranu Samiaji menjelaskan materi uji mencakup berbagai kemampuan operasional, mulai dari lepas sandar, manajemen tempur aspek kemampuan peperangan atas air dan anti-udara.

Selain itu, para komandan KRI juga diuji keterampilan navigasi dan komunikasi taktis, pemahaman sistem pertempuran terpadu, hingga pelaksanaan evaluasi kesiapan.

dewan penguji
(Foto: Dok. Koarmada I)

“Melalui rangkaian ini, para peserta diuji tidak hanya secara teknis dan taktis, tetapi juga dalam pengambilan keputusan di situasi operasional yang dinamis,” jelasnya, dikutip dari laman Koarmada I, Jumat (31/11).

Baca Juga: Drone Karya Pasis Seskoal Bisa Terbang 20 Km, Potensial untuk Misi Intelijen

Ranu mengatakan, uji kompetensi ini merupakan bagian dari pembinaan personel untuk memastikan setiap komandan KRI memiliki kemampuan optimal dalam memimpin operasi laut.

“Melalui uji kompetensi ini, para komandan diharapkan semakin terasah dalam hal kepemimpinan, profesionalisme, dan kesiapan tempur sehingga siap menjalankan tugas menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut Indonesia,” tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.