HANKAM

1.018 Siswa Dilantik Menjadi Prajurit Baru TNI AD

prajurit
Sebanyak 1.018 siswa dilantik menjadi prajurit baru TNI AD. (Foto: Kodam V/Brawijaya)

Jakarta, IDM – Sebanyak 1.018 siswa dilantik menjadi prajurit baru TNI AD. Mereka baru saja menyelesaikan pendidikan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2025 (OV) dan Diktuba TNI AD Gelombang I TA 2026 di Rindam V/Brawijaya.

Dilansir dari keterangan Penkodam V Brawijaya, Kamis (8/1), dalam sambutannya Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar yang memimpin penutupan pendidikan menekankan pentingnya kedisiplinan, profesionalisme, serta loyalitas terhadap Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Ia mengapresiasi semangat serta ketangguhan mental para prajurit muda yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dengan hasil membanggakan.

Baca Juga: TNI AL–Malaysia Optimalkan Patroli Malindo 2026 Jaga Stabilitas Laut Kawasan

Lebih lanjut ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan ini harus menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi tugas-tugas mendatang. Prajurit Bintara harus profesional, adaptif, serta siap menghadapi berbagai dinamika yang berkembang.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Danrindam V/Brawijaya beserta jajaran pendidik yang telah bekerja keras menyelenggarakan pendidikan dengan baik dan lancar. Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.

Baca Juga: Susun Postur hingga 2045, Bakamla RI Butuh 274 Kapal Patroli

Upacara ini menjadi momentum bersejarah bagi para siswa yang kini resmi menyandang pangkat Sersan Dua. Momen pelantikan tersebut diwarnai suasana haru dan kebanggaan dari keluarga yang turut menyaksikan keberhasilannya menjadi bagian dari TNI AD.

Kegiatan penutupan pendidikan di Rindam V/Brawijaya ini diharapkan mampu mencetak prajurit TNI AD yang tangguh, berkarakter, dan siap mengemban amanah dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di setiap medan penugasan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.