HANKAM

TNI AL–Malaysia Optimalkan Patroli Malindo 2026 Jaga Stabilitas Laut Kawasan

Asops KSAL Laksamana Muda Yayan Sofiyan
Asops KSAL Laksamana Muda Yayan Sofiyan dan Kepala Staf Operasi dan Latihan Tentera Laut Diraja Malaysia Laksamana Pertama Dato Pahlawan Mohd. Fadzli Kamal bin Mohd. Mohaidin, dalam pertemuan navy to navy talks ke-3 tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (7/1). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – TNI AL dan Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) sepakat mengoptimalkan pelaksanaan patroli terkoordinasi Malaysia-Indonesia (Malindo) 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan keamanan laut di kawasan.

Kesepakatan tersebut dibahas dalam dialog navy to navy talks ke-3 tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (7/1).

Baca Juga: Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Dorong Ketahanan Pangan Masyarakat Perbatasan

Pertemuan bilateral itu dipimpin oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda Yayan Sofiyan dan Asisten Kepala Staf Operasi dan Latihan Tentera Laut Diraja Malaysia Laksamana Pertama Dato Pahlawan Mohd. Fadzli Kamal bin Mohd. Mohaidin.

“Forum NTNT menjadi wadah strategis untuk memperkuat kepercayaan, komunikasi, serta kerja sama operasional antara kedua angkatan laut negara sahabat,” kata Yayan, dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (8/1).

Sejumlah agenda penting dibahas, antara lain pelaksanaan latihan bersama Malindo Jaya, rencana optimalisasi patroli terkoordinasi Malindo 2026, kunjungan timbal balik, serta peningkatan kolaborasi di bidang pendidikan dan pelatihan militer.

Baca Juga: TNI AL Gandeng BSSN, Perkokoh Sistem Pertahanan Siber Nasional

TNI AL juga mengundang partisipasi Tentera Laut Diraja Malaysia pada sejumlah kegiatan internasional, termasuk pelayaran taruna negara-negara ASEAN Plus (ASEAN Plus Cadet Sail) 2026 dan latihan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2027.

“Melalui forum NTNT ini, TNI AL terus berperan aktif memperkokoh hubungan persahabatan Indonesia–Malaysia sebagai sesama negara maritim di Asia Tenggara serta turut menjaga stabilitas keamanan laut di kawasan,” ujar Yayan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.