HANKAM

Yonzipur 10 Segera Berangkat Bantu Korban Bencana Aceh, Fokus Pemulihan Aksesibilitas dan Infrastruktur Dasar

Prajurit Yonzipur 10 Kostrad
Prajurit Yonzipur 10 Kostrad melaksanakan apel persiapan keberangkatan ke Aceh untuk membantu pemulihan aksesibilitas dan infrastruktur dasar di Mayon Zipur 10, Selasa (16/12). (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Gladi apel gelar pasukan kembali digelar Yonzipur 10 Kostrad. Pada hari ketiga, briefing dilakukan Komandan Satgas, Letkol Czi Amito Surya Mutiara, mengenai penanggulangan bencana Aceh.

Gladi yang dilaksanakan di Mayon Zipur 10, Selasa (16/12), menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan seluruh personel serta perlengkapan sebelum diberangkatkan ke Aceh.

Amito menyebut, beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian prajurit, antara lain kecepatan, ketepatan, dan keselamatan dalam setiap tindakan penanggulangan becana.

Baca Juga: Pemerintah Lepas Satgas Nakes TNI Gelombang V untuk Gaza

“Sejalan dengan kode etik prajurit yang mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” ujarnya dikutip dari siaran pers Penerangan Kostrad, Rabu (17/12).

Untuk itu, pengecekan terhadap kesiapan dan perlengkapan harus detail, termasuk kondisi fisik prajurit, kelengkapan alat utama sistem persenjataan Zeni, serta logistik pendukung yang akan digunakan untuk operasi kemanusiaan dan konstruksi darurat.

Dansatgas mengatakan, fokus utama dalam operasi ini adalah pemulihan aksesibilitas dan infrastruktur dasar yang rusak akibat bencana.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pascabencana, TNI AD Bangun Sumur Bor di Aceh

Yonzipur 10/JP/2 Kostrad memiliki spesialisasi di bidang konstruksi dan penghancuran, akan mengerahkan berbagai alat berat seperti ekskavator, dump truck dan dozer untuk membersihkan puing, membuka jalur transportasi yang terisolasi, serta membangun fasilitas sementara bagi para korban.

Kesiapan operasional yang optimal menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan respons cepat dan efektif di lapangan. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.