Yonzipur 10 Kostrad Gelar MTT, Fokus Pada Kemampuan Nubika dan Penjinakan Bahan Peledak

Jakarta, IDM – Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 10 Kostrad melaksanakan mobil training team (MTT) di Markas Yonzipur 10, Kamis (18/6).
Latihan yang digelar untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan ini berfokus pada peningkatan kemampuan spesialisasi nuklir, biologi, dan kimia (nubika) serta penjinakan bahan peledak (jihandak).
Baca Juga: Gelar Seleksi Athan RI dan Atase Udara, TNI AU Siapkan Pamen Terbaik sebagai Perwakilan Negara
Pada materi nubika, para prajurit diberikan beberapa pemahaman soal deteksi, identifikasi, mengisolasi, hingga menetralisir ancaman zat berbahaya.
Para personel mengenakan proteksi khusus, melaksanakan prosedur dekontaminasi sesuai standar untuk membersihkan personel, materiil, dan lingkungan dari kontaminasi bahan kimia beracun, agen biologis, maupun paparan radiasi.
Sementara pada materi Jihandak, prajurit menerima pelatihan penanganan berbagai jenis ancaman bahan peledak, mulai dari bom konvensional, ranjau, hingga improvised explosive device (IED).
Baca Juga: TNI AU Bentuk Skadron Udara 18 untuk Operasikan Pesawat Falcon 8X
Kemampuan teknis, ketelitian, serta pemanfaatan teknologi pendukung menjadi aspek penting yang terus diasah untuk membentuk prajurit yang sigap, profesional dan presisi dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kegiatan MTT ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis prajurit, tetapi juga memperkuat kesiapan satuan dalam menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks dan beragam.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































