Yonkav 1 Kostrad Gelar Latihan Menembak Senjata Berat Ranpur

Jakarta, IDM - Batalyon Kavaleri (Yonkav) 1 Kostrad menggelar Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) Ranpur di daerah pusat latihan tempur Kodiklatad Baturaja, Sumatera Selatan, Selasa (5/7).
Komandan Yonkav 1 Kostrad Letkol Kav I.F. Andi Yusuf Kertanegara mengatakan Latbakjatrat Ranpur ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan profesionalisme dan mengasah kemampuan tempur prajurit korps Kavaleri yang di kenal dengan “TRI DAYA CAKTI” yaitu Daya gerak, daya tembak dan daya kejut.”
"Untuk sasaran latihan yang ingin dicapai meliputi dua aspek diantaranya sasaran kuantitatif bagi seluruh personel yang menjabat sebagai Penembak Kanon dan sasaran kualitatif dengan tujuan mampu menembak senjata berat Ranpur dengan baik. Para petembak diharuskan mampu menghancurkan sasaran sesuai target berupa lesan yang telah disiapkan,” ujar Andi Yusuf.
Ia menjelaskan materil yang digunakan dalam latihan ini meliputi 4 unit Ranpur MBT Leopard 2 RI bersenjata Kanon kaliber 120 mm dan 1 Unit Ranpur Marder 1A3 bersenjata kanon Rheinmetall Rh202 kaliber 20 mm.
"Untuk jarak tembak Kanon 120 mm sejauh 2.000 m dan jarak senjata RRh 202 sejauh 1.000 m," jelas Andi Yusuf.
Latbakjatrat Ranpur ini dilaksanakan selama dua hari dari Senin, 4 Juli hingga Selasa, 5 Juli 2022. Selama pelaksanaan menembak berjalan aman dan lancar tanpa ada suatu kerugian personel maupun materil.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































