Yonif TP 926/PL akan Disinergikan dengan Batalion Zeni untuk Percepat Pembangunan di Perbatasan RI-Malaysia

Jakarta, IDM – Salah satu Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kalimantan Barat, Yonif TP 926/Pangalangok Libau (PL), akan dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di perbatasan Indonesia-Malaysia.
Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi marshalling area Yonif TP 926/PL di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (8/10).
Baca Juga: Berawal dari Operasi Badai Kasuari 3.10, TNI Klaim Tembak Mati Danops dan Dua Anggota OPM
Menhan menyampaikan bahwa ke depan, Yonif TP 926/PL akan disinergikan dengan Batalion Zeni guna mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat.
“Kamu dibekali keterampilan, peralatan, alat berat, hingga sarana kesehatan dan peternakan. Ini wujud nyata untuk membalas jasa rakyat. Buat rakyat Bengkayang merasa aman, nyaman, dan sejahtera atas kehadiranmu! Jaga kehormatan TNI, pegang teguh sapta marga, sumpah prajurit, dan delapan wajib TNI. Jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat!, " kata Sjafrie kepada para prajurit Yonif TP 926.
Sjafrie menggarisbawahi fungsi ganda Yonif TP, yakni sebagai satuan tempur sekaligus satuan teritorial pembangunan.
Ia menyebutkan, kehadiran kompi-kompi fungsional seperti kompi pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi yang dibekali peralatan modern dan alat berat, dirancang untuk membalas jasa rakyat dengan cara membantu pemerintah daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Jaga Keutuhan NKRI, KSAD Maruli Raih Bintang Mahaputera Adipradana
Dalam kesempatan itu, Menhan RI juga mengingatkan bahwa posisi Bengkayang yang berbatasan langsung dengan negara tetangga menuntut prajurit memiliki kesiapsiagaan tinggi.
“Semangat dan disiplinmu memiliki tantangan nyata. Sebagai prajurit batalion infanteri tempur, kamu juga wajib menguasai kemampuan menembak, beladiri, dan patroli untuk mengamankan serta menjaga kedaulatan NKRI di garis perbatasan!, " ujar Sjafrie.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































