Yonif TP 805/KSW Evakuasi Kepala Kampung Tanah Merah ke RS J.A. Dimara

Jakarta, IDM – Prajurit Yonif Teritorial Pembangunan 805/Ksatria Satya Waninggap (KSW) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menggelar Bakti Kesehatan Keliling di Kampung Tanah Merah, Senin (18/8).
Dipimpin oleh Kapten Inf Komang selaku Danki Peternakan, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari jajaran Yonif TP 805/KSW.
Saat menyisir wilayah, tim kesehatan menemukan Kepala Kampung Tanah Merah mengalami luka lama di telapak kaki akibat kecelakaan pada Oktober 2024.
Baca Juga: KSAU Apresiasi Penampilan Memukau Tim Demo Udara HUT ke-80 RI
Melihat kondisi yang memerlukan penanganan medis lanjutan, tim segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit J.A. Dimara.
Proses evakuasi melibatkan Pabandya Puanter, Mayor Inf Cening, dan tiga personel Yonif TP yang dipimpin Letnan Harjuno. Setibanya di rumah sakit, dr. Sibri langsung melakukan tindakan medis untuk mencegah infeksi lanjutan.
“Bakti kesehatan keliling ini bukan sekadar program, tapi panggilan hati untuk membantu masyarakat. Apalagi jika yang membutuhkan adalah tokoh kampung, kita harus bergerak cepat,” ujar Mayor Inf Cening.
Baca Juga: Jalani Fase Instruksi Check, Siswa SIN A-14 Uji Kesiapan Jadi Instruktur Navigator TNI AU
Kehadiran prajurit TNI disambut hangat oleh warga. Selain memberikan rasa aman, respons cepat terhadap masalah kesehatan menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir sebagai patriot pembela rakyat.
Melalui kegiatan ini, Yonif TP 805/KSW menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat, tak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kesehatan dan kemanusiaan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































