Yonif Raider 303 Kostrad Beri Pertolongan Pesawat Tergelincir di Papua

Jakarta, IDM - Satuan tugas (Satgas) dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 303 Kostrad sigap memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan pesawat terbang Smart Air yang tergelincir di Bandara Tapulinik Sinak, kampung Tapulinik, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Papua, Selasa (30/8).
Dalam keterangan resminya diterima Kamis, (1/9) Danpos Sinak Bandara Satgas Yonif Raider 303/Setia Sampai Mati Divif 1 Kostrad, Letda Inf Dian Pratomo mengatakan pesawat dengan nomor PK-SNW tergelincir dengan mengangkut bahan bangunan untuk membuat sekolah.
"Mengetahui adanya pesawat tergelincir tersebut, Tim Medis Satgas Yonif Raider 303 Kostrad langsung memberikan pertolongan kepada para korban yaitu Captain Pilot Wiyogo yang mengalami luka sobek di hidung, Kristiyono FO yang mengalami syok, Stevi Anggraini mengalami luka sobek di kepala sebelah kiri dan Apri mengalami syok," kata Dian.
Ia menjelaskan tindakan medis pertama yang dilakukan yaitu menjahit luka dan tindakan pembersihan luka terhadap Pilot beserta crew dan penumpang.
"Sesudah dirasa cukup mendapatkan perawatan ketiga korban Pesawat Smart Air dievakuasi menggunakan Pesawat Rimbuan Air Twin Otter Series 400 dengan Nomor penerbangan PK-OTY menuju Bandara Mozes Kilangin," jelas Dian.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































