HANKAM

Yonif 502/UY Bersiap Raih Penganugerahan Samkaryanugraha dari Presiden Prabowo

Yonif 502:Ujwala Yudha Kostrad
Personel Batalion Infanteri (Yonif) 502/Ujwala Yudha Kostrad mengikuti Live Fire Exercise (LFX) atau Menembak Lorong Hantu dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI Angkatan Darat, Martapura, Sumatra Selatan, Senin (7/9). (IDM/Muhammad Hidayat)

Jakarta, IDM – Yonif 502 Ujwala Yudha (UY), yang berlokasi di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur bersiap menerima penghargaan Samkaryanugraha dari Presiden Prabowo Subianto. Hal ini dipastikan saat Tim Sekretariat Militer Presiden Republik Indonesia (SETMILPRES RI) melaksanakan kunjungan verifikasi lapangan di Yonif 502/UY, Kamis (17/9).

Dilansir dari keterangan Penyonif 502/UY, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperoleh data dan informasi akurat dengan peninjauan secara langsung terhadap sejumlah objek yang menjadi sasaran verifikasi serta pemberian tanda penganugerahan kepada satuan dari negara atas pencapaian Samkaryanugraha.

Baca Juga: Penerbang dan Kru C-130J Super Hercules Asah Keterampilan Teknis lewat Program AATT

Pada kesempatan tersebut kolonel Kav Makhdum Habiburrahman (Kepala Bagian Penganugerahan) dan Tim Setmilpres RI melihat dan mendengar langsung pelaksanaan penugasan yang pernah dilakukan Yonif 502/UY/18/2 Kostrad dari prajurit yang melaksanakan penugasan secara terbuka dan sesuai dengan yang terjadi dilapangan didampingi langsung oleh Danyonif 502/UY/18/2 Kostrad Letkol Inf Ihsan Hanafi Pulungan dan Wadanyonif 502/UY/18/2 Kostrad Mayor Inf Sahang Subaktiyo.

Setelah itu, tim melihat display senjata dan aloptik serta alat komunikasi yang disediakan langsung oleh prajurit diakhiri dengan mengunjungi bank sampah dan salah satu rumah prajurit. Harapannya Melalui kegiatan verifikasi lapangan ini dapat diperoleh data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai bahan evaluasi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan program kedepannya.

Untuk diketahui, penganugerahan Samkaryanugraha adalah tanda kehormatan berbentuk ular-ular dan patra yang dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia kepada suatu kesatuan (institusi/satuan) militer, kepolisian, atau sipil yang berjasa besar dalam operasi militer, pembangunan, pertahanan, maupun pelayanan masyarakat.

Baca Juga: Masyarakat Adat jadi Prajurit, Ini Syaratnya!

Dasar hukum penghargaan diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010.

Di TNI AD institusi yang pernah menerima penghargaan ini adalah, Satuan 71 Kopassus, Yonif 328/Dirgahayu/17/1 Kostrad, Yonif 330/Tri Dharma/17/1 Kostrad, Kodim 1504/Ambon, Kodam XV/Pattimura.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.