HANKAM

Yonarmed 6/3 Kostrad Beri Bantuan Tembakan untuk Satuan Manuver

Yonarmed
(Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM - Guna memenuhi tugas pokok satuan armed, Yonarmed 6/3 Kostrad menggelar Latihan Tim Pelaksana Tembakan, yaitu memberikan bantuan tembakan kepada satuan manuver. Latihan ini digelar di Lapangan Tanjung Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (7/6).

Komandan Batalyon Armed 6/3 Kostrad, Letkol Arm Bayu Ardhitya Nugroho mengatakan latihan tingkat seksi ini selain sebagai tolak ukur kemampuan prajurit, juga merupakan upaya guna membentuk Prajurit Armed yang profesional dan disegani.

Baca Juga: Kesatria Pasopati Gelar Upacara Pelepasan ke Papua

“Latihan ini dilaksanakan dalam rangka mengaplikasikan materi dan latihan yang telah dilatihkan sebelumnya serta berguna untuk memberikan gambaran nyata kepada Prajurit agar memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” katanya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.