Yonarmed 1 Kostrad Hujani Lautan Ambal dengan Roket Astros II MK 6

Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Armed (Yonarmed) 1 Kostrad menghujani daerah latihan Ambal, Kebumen, Jawa Tengah dengan tembakan Roket Astros II MK 6.
Momen ini terjadi saat kegiatan Latihan Menembak Senjata Berat Teknis (Latbakjatratnis) beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Satgas TNI Terjun Langsung Ajarkan Calistung Siswa SD di Boven Digoel
Dilansir dari keterangan Penkostrad, Rabu (20/8) Danyonarmed 1 Kostrad, Mayor Arm Fauzi Raspati Al'ansyori mengatakan latihan ini dalam rangka mengasah kemampuan prajurit Artileri Medan (Armed) dalam mengoperasikan Alutsista yang dimiliki.
"Latihan ini berfokus pada kesiapsiagaan operasional satuan, terutama dalam hal penguasaan teknis dan taktis penggunaan alutsista di lapangan," kata Fauzi.
Baca Juga: 11 Perwira TNI AU Ikut Kibarkan Merah Putih di London pada HUT ke-80 RI
Ia berharap dengan adanya latihan ini setiap prajurit mampu menguasai prosedur penembakan dengan benar, mencapai akurasi sasaran yang optimal dan bekerja sama dalam tim secara efektif. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































