Wujudkan Satuan yang Profesional dan Militan, Perwira Kopasgat Ikuti Pembekalan Manajemen Risiko ISO 31000

Jakarta, IDM - Para perwira Kopasgat mengikuti pembekalan Manajemen Risiko ISO 31000 di ruang rapat Nanggala Yudha, Mako Kopasgat, Bandung, Senin (5/6).
Dalam sambutannya, Komandan Kopasgat Marsda TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko mengungkapkan, kegiatan ini digelar dalam rangka memberi pengetahuan mengenai Manajemen Risiko ISO 31000 di lingkungan Markas Komando dan Satuan Jajaran Kopasgat.
Baca Juga: Belasan Pati TNI AU Naik Pangkat, Tiga di Antaranya Sandang Pangkat Bintang Dua
“Dengan dilaksanakannya pembekalan tentang Manajemen Resiko ISO 31000 ini diharapkan para peserta nantinya dapat mendeteksi dini kemungkinan gangguan dan situasi yang dapat mengancam bagi pembangunan serta pengembangan organisasi Kopasgat di masa yang akan datang,” ungkap Wahyu dikutip dari keterangan Penerangan Kopasgat dalam instagram @kopasgat_tniau, Selasa (6/6).
Dengan tujuan tersebut, maka Dankopasgat berharap agar semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga nantinya Manajemen Risiko ISO 31000 dapat diterapkan secara tepat, cepat, proporsional, dan terarah, yang akhirnya membantu mewujudkan Kopasgat yang profesional dan militan.
Baca Juga: Satgas Yonif RK 115/ML Siapkan 5.400 Bibit Kopi untuk Ditanam Warga Papua
Dikutip dari berbagai sumber, Manajemen Risiko ISO 31000 merupakan standar manajemen risiko yang dikeluarkan oleh International Organization for Standardization.
Di dalamnya terdapat prinsip serta pedoman yang dapat diterapkan oleh organisasi atau perusahaan dalam melakukan proses identifikasi, penilaian, serta mitigasi risiko. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































