HANKAM

Wujud Sinergisitas Antar Matra, Pesawat Hercules TNI AU Dukung Latihan Jungar Prajurit Kostrad

Hercules A-1336
Prajurit Yonif Para Raider 432/WSJ Kostrad yang berada di dalam pesawat Hercules A-1336 sebelum melakukan latihan Terjun Penyegaran Statik. (Foto: Dok. Instagram @pararaider432kariango)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan pesawat Hercules A-1336 dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar untuk mendukung pelaksanaan latihan Terjun Penyegaran (Jungar) Statik prajurit Yonif Para Raider 432/WSJ Kostrad yang digelar di Kabupaten Jeneponto, Kamis (16/2).

Selain pesawat Hercules, wujud sinergisitas antara TNI AU dan TNI AD juga terwujud dengan pengerahan 10 personel jumping master dan satu tim Pengendali Tempur (Dalpur) Denmatra 2 Kopasgat untuk turut serta dalam kegiatan ini.

Keterlibatan personel Kopasgat TNI AU kali ini diharapkan dapat menambah jam terbang dan meningkatkan profesionalisme mereka dalam bertugas.

Hercules A-1336
Aksi prajurit Yonif Para Raider 432/WSJ Kostrad yang melakukan terjun penyegaran dari pesawat Hercules A-1336. (Foto: Dok. Instagram @kopasgat_tniau)

Melansir keterangan Penerangan Kopasgat dalam Instagram @kopasgat_tniau, Sabtu (18/2), dalam latihan kali ini, pesawat TNI AU mengangkut sebanyak 235 penerjun yang dipimpin langsung oleh Komandan Yonif Para Raider 432/WSJ Kostrad, Mayor Inf. Tinton Amin Putra.

Baca: Lebih Modern, Danlantamal XIII Resmikan Armada Baru Satrol RHIB II-13-40 Trimaran 12 Meter

Kegiatan penerjunanan pasukan langit Kostrad berlangsung dengan lancar dan aman. Meskipun dalam prakteknya hanya 90 penerjun yang dapat melakukan penerjunan lantaran kondisi cuaca saat itu tidak memungkinkan bagi semua penerjun untuk unjuk aksi. Jika dipaksakan, dikhawatirkan akan berbahaya bagi para penerjun.

Kesembilan puluh penerjun tersebut kemudian dibagi menjadi dua sorties penerbangan, yang masing-masing terdiri dari 60 penerjun pada sorties pertama, dan 30 penerjun pada sorties kedua. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.