HANKAM

Wisuda Taruna Taruni AAU 2022, KSAU : Lengkapi Diri Kalian dengan Soft Skill

Wisuda Taruna Taruni AAU 2022, KSAU : Lengkapi Diri Kalian dengan Soft Skill
(Dok Dispenau)

Yogyakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menutup pendidikan (Tupdik) Taruna Taruni tingkat IV dan Wisuda Sarjana AAU tahun 2022 dalam sebuah upacara, di Kesatrian AAU, Yogyakarta, Selasa (29/6).

Dalam sambutannya Fadjar berpesan, kepada 108 Taruna Taruni AAU yang diwisuda, bila nanti pangkat perwira telah disematkan, maka saat itulah melekat kehormatan, kebanggaan dan keteladanan serta amanah yang harus dipegang teguh para Perwira.

"Senantiasa jaga kehormatan diri dan landaskan setiap langkah penugasan dengan ridho Tuhan Yang Maha Esa sebagai tujuan utama. Hanya dengan landasan mulia inilah, para perwira akan mampu memberikan pengabdian terbaik, tidak peduli sesulit apapun medan tugas pengabdian yang dihadapi," pesan Fadjar.

(Dok Dispenau)

Fadjar mengingatkan agar menjaga nama baik almamater yang telah mendidik, membantu menemukan bakat, serta mempertajam analisis dan memperluas cara pandang.

Menurut Fadjar, peran almamater telah memperkuat fisik dan mental Taruna Taruni dalam menghadapi tugas ke depan, yang tentu harus terus diasah dan ditingkatkan.

"Lengkapi diri kalian dengan soft skill, seperti penguasaan bahasa asing, kemampuan manajerial, dan berbagai hal lainnya. Keinginan untuk terus belajar, harus ada di dalam diri kalian," pinta Fadjar.

Sementara itu Ketua Umum Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) sekaligus Ibu Taruna Akademi Angkatan Udara, Ny. Inong Fadjar Prasetyo mendorong semua wisudawan untuk menjadi individu yang memiliki growth mindset. Kelulusan ini bukan merupakan akhir melainkan baru awal perjalanan mereka.

"Dengan lulus akademi merupakan langkah awal untuk terus berkembang dan menggali seluruh potensi yang kalian miliki," ujar Inong.

(Dok Dispenau)

Dengan perkembangan zaman memasuki industri 4.0 serta berbagai disrupsi yang ada, para wisudawan diminta tidak kehilangan nilai-nilai konvensional yang menjadi dasar kehidupan sehari-hari. Mereka dituntut untuk dapat beradaptasi dengan fenomena ini untuk tetap menjaga NKRI.

Inong mewanti-wanti para taruna dan taruni untuk tidak bersifat arogan di dalam setiap kesempatan. Melainkan harus tetap menjaga dengan baik setiap individu.

"Jadilah seorang Perwira yang idealis dan kritis. Jadilah seorang perwira yang penuh semangat dan pantang menyerah. Dan jadilah seorang Perwira yang berbudi pekerti luhur, dan menjadikan kehormatan sebagai landasan dalam setiap tindakan," tandas Inong.

Tahun 2022, AAU meluluskan 108 sarjana bergelar Sarjana Sain Terapan Pertahanan (SST.Han) dari tiga program studi (prodi), yaitu Aeronautika Pertahanan, Elektronika Pertahanan dan Teknik Manajemen Industri Pertahanan.

Terpilih sebagai lulusan terbaik AAU adalah Sermatutar Jeremia Zophie Pramudya, dan berhak menyandang penghargaan Adhi Makayasa, sekaligus peraih Adhi Sakti Elektronika. Sementara peraih Adhi Sakti Aeronautika adalah Sermatutar Andini Dyah Anugrahita dan peraih Adhi Sakti Teknik Manajemen Industri, Sermatutar Ivan Rizki Apriharjadi. (gin)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.